Advertisement
Hipmi Apresiasi Kebijakan Gubernur BI
Ilustrasi rupiah - Reuters
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Bahlil Lahadalia mengapresiasi kebijakan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mampu menstabilkan nilai rupiah setelah beberapa pekan memimpin bank sentral tersebut.
Dia berharap penguatan itu bisa terus dijaga agar tercipta kestabilan ekonomi. Menurutnya, posisi rupiah terhadap dolar AS yang masih di angka Rp13.800 per US$ sudah lebih baik meski masih diharapkan untuk terus menguat lagi.
Advertisement
“Saya mengapresiasi kebijakan-kebijakan BI selama tiga pekan ini walaupun hasil bagus itu belum bisa diukur. Tetapi yang penting adalah nilai tukar rupiah terhadap dolar sudah semakin membaik dibanding sebelumnya, ujar Bahlil, Selasa (12/6).
Dia mengatakan kebijakan menaikkan BI rate akan menarik uang masuk, tetapi akan berdampak kepada proses kenaikan bunga kredit. Para pengusaha berharap BI rate ke depan semakin kecil agar multiplier effect kredit bisa terjadi, katanya. “Untuk sementara kebijakan BI menaikkan suku bunga cukup baik untuk menahan nilai tukar rupiah. Saya pikir langkah itu efektif,” ujarnya.
BACA JUGA
Bahlil menilai personal, karakter, dan track record gubernur BI Perry Warjiyo turut memunculkan kepercayaan pasar. Nilai Indeks Harga Saham Gabungan (HSG) di pasar modal juga terlihat semakin membaik dan itu artinya ada respons pasar yang positif terhadap gubernur BI.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Harga BBM di Jateng DIY Masih Sama, LPG Nonsubsidi Naik, Ini Daftarnya
- BI Perkuat Rupiah dan Likuiditas Hadapi Tekanan Global
- Saat Sektor Lain Tertekan Pertanian Justru Menguat
- Selat Hormuz Dibuka Dua Kapal Pertamina Siap Melaju Lagi
- Keselamatan KA Ditingkatkan, 3 Perlintasan Ditutup di Wilayah DIY
- Penarikan Undian Simpeda ke-2 2026, Catat Daftar Pemenangnya
- Penjualan Properti di Jogja Turun 30 Persen, Ini Penyebabnya
Advertisement
Advertisement








