Advertisement
Loko Coffee Shop, Tempatnya Kopi Nusantara di Kawasan Malioboro
Dirut PT KAI, Edi Sukmoro (duduk kanan) bersama Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti (duduk tengah) serta Kepala PT KAI Daops VI Eko Purwanto (duduk kiri) saat mememperkenalkan Loko Coffee Shop di sudut Jalan Pasar Kembang, Jogja, Minggu (24/6). Loko Coffee Shop membawa konsep berbeda yaitu adanya live brewing kopi Nusantara dari para barista lokal yang dapat dinikmati langsung oleh para pengunjung kafe. - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Mendukung potensi kopi Nusantara, PT Reska Muli Usaha meluncurkan Loko Coffee Shop di kawasan Malioboro, Minggu (24/6). Kafe tersebut diharapkan menjadi salah satu daya tarik baru di kawasan wisata paling populer di Jogja ini.
Kafe yang diluncurkan salah satu anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia ini berlokasi di Emplasemen Stasiun Tugu Jalan Pasar Kembang. Loko Coffee Shop merupakan cabang baru dari empat Loko Cafe yang sudah beroperasi di Stasiun Tugu, Stasiun Lempuyangan, Stasiun Gubeng dan Stasiun Gambir.
Advertisement
"Kafe ini berbeda dari yang sebelumnya, kali ini kami menggandeng komunitas Kopi Nusantara yang mana akan selalu menyajikan kopi-kopi terbaik yang ada di Indonesia," ujar Pemimpin PT Reska Multi Usaha, Sahli.
Sahli mengungkapkan kafe ini berkapasitas 165 kursi yang bisa menjadi rujukan masyarakat, wisatawan, hingga para penikmat kopi yang tengah berada di kawasan Malioboro. Pengunjung akan dilayani oleh barista-barista terbaik dari sejumlah kedai kopi yang ada di Jogja.
BACA JUGA
"Setiap hari akan ada 10 jenis kopi yang berbeda yang disajikan dengan beragam metode oleh para barista ini," kata Sahli.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Destinasi Favorit Terbaru di Sleman, Tebing Breksi Geser HeHa Forest
Advertisement
Berita Populer
- Ekspor DIY Terkoreksi, Industri Pengolahan Masih Dominan
- UGM: Pertumbuhan 5,4 Persen Sulit Tercapai di Tengah Banyak Tekanan
- Harga Emas Pegadaian Naik, Galeri24 dan UBS Kompak Menguat
- OJK Blokir Ribuan Pinjol Ilegal dan Nomor Penagih
- AS Mundur dari Organisasi Global, Ekonomi Dunia Makin Tak Pasti
- Harga Emas Antam Naik Rp25.000, Tembus Rp2,6 Juta
- BI DIY Catat Outflow Uang Kartal Akhir 2025 Lampaui Rp1 Triliun
Advertisement
Advertisement




