Bansos Beras 30 Kg Cair Oktober 2026, Cek NIK Penerima
Bansos beras 30 kg kembali disalurkan Oktober-Desember 2026 untuk 33,24 juta penerima. Cek status penerima menggunakan NIK.
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi./IST
Harianjogja.com, JAKARTA--Laju inflasi yang tetap rendah sesuai perkiraan Bank Indonesia sebesar 3,6% pada tahun depan hanya bisa dicapai jika harga bahan bakar minyak (BBM) terkendali.
Ekonom PT Bank Central Asia Tbk, David Samual mengungkapkan inflasi bisa menyentuh kisaran 3,6% jika harga pangan tetap terkendali seperti tahun ini.
"Namun, jika harga minyak masih setinggi sekarang, pemerintah bisa saja menyesuaikan harga BBM secara bertahap," ungkap David, Minggu (11/11/2018).
Jika hal tersebut terjadi, dia melihat laju inflasi akan mengarah ke kisaran 4%. Namun, pemerintah mungkin baru dapat menyesuaikan harga minyak pascapemilu atau sekitar awal semester II/2018. Dengan catatan, harga minyak dunia masih berada di kisaran yang tinggi.
Ekonom Indef Bhima Yudhistira melihat laju inflasi pada tahun depan akan berada di kisaran aman, yakni 3,3%-3,5%.
Hal tersebut dapat terjadi ditopang oleh sejumlah faktor, yaitu penurunan harga minyak yang mulai terjadi dan penguatan nilai tukar. Harga minyak jenis Brent dalam satu bulan terakhir telah turun sebanyak 18,3%, dari puncak harga minyak US$86 per barel menjadi US$71 per barel.
"Penurunan harga minyak mentah membuat dorongan inflasi komponen administered price dari penyesuaian harga BBM jenis nonsubsidi tidak terlalu besar di akhir tahun ini," papar Bhima.
Selain itu, dia melihat Pertamina kemungkinan besar tidak akan menaikkan harga BBM ke depannya. Sementara itu, penguatan nilai tukar rupiah selama beberapa hari diharapkan terus berlanjut sehingga dampak inflasi dari barang-barang impor tidak akan besar.
Di samping itu, Bhima melihat harga beberapa komoditas pangan internasional mulai mengalami penurunan di antaranya kedelai turun 7%, gandum 13,3%, gula 19,3%, beras turun 9% dan minyak sawit turun sebesar 16,6%.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memperkirakan inflasi pada tahun ini akan tetap rendah di level 3,2%. Dengan perkembangan inflasi yang rendah pada tahun ini, Perry meyakini tekanan inflasi pada 2019 juga lebih rendah dari perkiraan bank sentral sebelumnya. "Pada 2019 kami perkirakan inflasi 3,6%," ungkap Perry, Jumat (9/11/2018).
Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia (BI) Aida S. Budiman memaparkan pihaknya melihat semua komponen inflasi pada tahun depan cukup bagus, baik inflasi inti dan administered prices. "Volatile food meski sedikit naik, tetapi cukup stabil," ucap Aida, Minggu (11/11/2018).
Selain itu, BI melihat pemerintah belum akan melakukan penyesuaian harga BBM subsidi pada tahun depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Bansos beras 30 kg kembali disalurkan Oktober-Desember 2026 untuk 33,24 juta penerima. Cek status penerima menggunakan NIK.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.