Royal Ambarrukmo Raih Penghargaan Hotel Pelestari Warisan Budaya Jawa
Royal Ambarrukmo Yogyakarta meraih penghargaan dalam ajang Jogja Brand and Business Awards (JBBA) 2026 yang diselenggarakan oleh Harian Jogja pada Rabu, 15 Juli
Ilustrasi pinjaman online./Dok
Harianjogja.com, JOGJA - Tak dapat dipungkiri, berkat kehadiran fintech dengan layanan pinjaman online cepat, masyarakat menjadi semakin mudah mendapatkan akses kredit. Apabila dulu seseorang harus melewati proses panjang dengan banyak persyaratan untuk mengajukan kredit, kini semua bisa diselesaikan dengan mudah.
Di awal kehadirannya, fintech dianggap sebagai solusi bagi mereka yang membutuhkan dana cepat, atau mereka yang selama ini kesulitan mendapatkan kredit dari bank. Tapi seiring berjalannya waktu, mulai bermunculan aduan nasabah yang merasa dirugikan oleh sejumlah perusahaan fintech. Memang sih, mereka berhasil mendapatkan pinjaman online cepat. Namun setelah tagihan keluar, jumlah dana yang harus dibayar berkali-kali lipat lebih besar. Belum lagi, muncul juga aduan mengenai proses penagihan yang tidak manusiawi.
Memang, layanan fintech memiliki keuntungan dan kerugiannya masing-masing. Apabila kamu tertarik untuk mencoba layanan tersebut, sebaiknya simak baik-baik untung ruginya di bawah ini, dan pertimbangkan baik-baik sebelum mengajukan pinjamanmu.
KEUNTUNGAN MENGGUNAKAN FINTECH
Pengajuan serba praktis dan instan
Pinjaman online cepat, seperti namanya, semua proses pengajuan hingga persetujuan dilakukan serba online. Proses pengajuan kredit melalui fintech menjadi lebih mudah, dan cepat. Kamu tak perlu lagi mengumpulkan dokumen, dan mengirimkannya ke lembaga kredit. Umumnya fintech mensyaratkan pengumpulan dokumen dalam bentuk digital, sehingga kamu cukup memfoto lalu mengunggahnya ke aplikasi fintech yang dipilih.
Ada juga fintech yang menawarkan proses pengajuan yang lebih mudah, yaitu Kredivo. Selain menawarkan proses pendaftaran seperti fintech pada umumnya, Kredivo juga memberikan opsi yang lebih mudah. Pendaftar hanya perlu menyambungkan akun e-commerce dengan riwayat transaksi sebagai bukti alamat, dan menghubungkan internet banking sebagai bukti penghasilan.
Proses approval hanya memakan waktu 1 hari
Bukan hanya proses pengajuannya yang serba online, Beberapa fintech juga meniadakan proses survei. Kamu tak perlu menunggu persetujuan dalam waktu lama karena harus melewati proses survei baik melalui telepon atau kunjungan ke tempat tinggal dan kantor. Sebab, semua proses verifikasi dilakukan oleh sistem yang canggih. Proses persetujuannya pun hanya memakan waktu hitungan hari atau bahkan hitungan jam.
Bisa daftar tanpa slip gaji
Keuntungan yang satu ini tak bisa kamu dapatkan di sembarang fintech karena baru beberapa saja yang menerapkan proses pendaftaran tanpa slip gaji. Salah satunya adalah Kredivo. Seperti yang telah disebutkan di atas, Kredivo menawarkan opsi pendaftaran dengan menggunakan akun e-commerce dan internet banking. Fungsi internet banking di sini adalah sebagai pengganti bukti penghasilan yang biasanya berupa slip gaji atau rekening koran. Dengan begitu, kamu yang yang wirausahawan datau pekerja lepas juga bisa mendaftar.
Bisa daftar tanpa perlu riwayat kredit
Kebanyakan lembaga pinjaman di Indonesia biasanya menilai kelayakan kredit calon debitur dari riwayat kredit mereka untuk menentukan apakah pengajuan tersebut layak disetujui atau tidak. Permohonan kredit mereka yang tidak memiliki riwayat kredit sebelumnya kemungkinan besar akan ditolak. Fintech pun memberikan solusinya dengan membangun teknologi penilaian kredit sendiri yang mampu menghasilkan skor kredit seseorang berdasarkan jejak digital pengguna. Dengan begitu, siapapun bisa mengajukan pinjaman tanpa perlu riwayat kredit sebelumnya.
KERUGIAN MENGGUNAKAN FINTECH
Banyak fintech yang belum terdaftar OJK
Dari sekian banyak fintech di Indonesia, sejauh ini menurut data baru 88 fintech yang terdaftar secara legal di OJK. Aduan akan masalah terkait fintech biasanya datang dari nasabah fintech ilegal. Hal ini karena fintech ilegal tidak diawasi oleh OJK, sehingga mereka bisa seenaknya mengenakan bunga mencekik, hingga melakukan penagihan dengan cara semaunya, tanpa mengikuti regulasi OJK. Untuk itu, sebaiknya kamu hanya mengajukan pinjaman online cepat melalui fintech yang telah terdaftar secara resmi di OJK, seperti Kredivo salah satunya
Plafon pinjaman lebih kecil dari bank
Pinjaman online cepat biasanya cenderung lebih kecil daripada bank. Umumnya, pinjaman bank dalam bentuk KTA (Kredit Tanpa Agunan) plafonnya cukup besar, bahkan hingga pulihan dan ratusan juta. Sedangkan sebagian besar fintech hanya bisa memberikan pinjaman dalam jumlah kecil. Tapi tenang saja, jika kamu pintar memilih, ada juga kok fintech yang menawarkan limit besar, misalnya Kredivo yang menawarkan limit mencapai Rp 30 juta.
Bunga lebih besar dari bank
Sudah menjadi rahasia umum bahwa bunga fintech sudah pasti lebih besar dari bunga bank. Proses pengajuan dan pencairan dananya lah yang menyebabkan fintech mengenakan bunga lebih besar. Namun sayangnya, belum ada aturan baku mengenai besaran bunga fintech. Sehingga banyak fintech yang mengenakan bunga setinggi langit. Tapi, fintech yang aman umumnya mengenakan bunga yang tak jauh dari bunga yang dikenakan bank. Misalnya bunga Kredivo yang paling rendah di pasaran, yaitu hanya sebesar 2,95% per bulan.
Sekarang kamu sudah tahu apa saja kelebihan dan kekurangan yang dimiliki dari layanan pinjaman online. Sebelum mengajukan, jangan lupa untuk memilih fintech terpecaya yang bunganya rendah, dan pertimbangkan terlebih dahulu secara matang mengenai berapa jumlah dana yang akan kamu pinjam dan juga masa tenor yang akan dipilih. Terakhir, jangan lupa untuk membayar kewajibanmu dengan tepat waktu!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Royal Ambarrukmo Yogyakarta meraih penghargaan dalam ajang Jogja Brand and Business Awards (JBBA) 2026 yang diselenggarakan oleh Harian Jogja pada Rabu, 15 Juli
Jadwal Japan Open 2026 perempat final: Alwi Farhan vs Naraoka, Putri KW vs Wang Zhiyi, Fajar/Fikri vs Lane/Vendy. Simak tantangan 4 wakil Indonesia.
Apple Intelligence resmi dapat izin di China, tapi beda dengan versi global. Baidu dan Alibaba jadi otak AI iPhone. Kapan rilis? Simak selengkapnya.
Bupati Gunungkidul mengusulkan relokasi SMK Kelautan Tanjungsari karena sering terdampak banjir. Baleharjo dan Paliyan menjadi dua lokasi yang dipertimbangkan.
Louis Vuitton rancang koper mewah untuk trofi Piala Dunia 2026. Simbol kemenangan dan kemewahan ini akan diarak di final. Simak selengkapnya.
Saparan Bekakak 2026 di Gamping tutup Jalan Wates, pengendara ke Bandara YIA diimbau lewat Bantul. Simak rekayasa lalu lintas dan rute alternatif.