Penjualan Properti Belum Ada Lonjakan, Ada Apa?

Penjualan Properti Belum Ada Lonjakan, Ada Apa?Ilustrasi perumahan berskema FLPP (Rachman/JIBI - Bisnis)
06 April 2019 07:27 WIB Herlambang Jati Kusumo Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Penjualan properti selama Januari – Maret 2019 dinilai masih stabil. Tidak ada lonjakan terlalu tinggi ataupun penurunan dan tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya.

Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) DIY, Rama Adyaksa Pradipta mengatakan aktivitas periode ini hampir sama seperti tahun lalu pada tiga bulan awal. “Hampir sama [dengan tiga bulan tahun sebelumnya], belum mencapai puncak penjualan,” ucap Rama, Kamis (4/4).

Pada Januari-Maret 2018, sekitar 250 unit rumah terjual. Menurutnya, angka itu masih stabil. Namun, Rama mengaku saat ini belum memiliki data pasti untuk penjualan. Di sisi lain, dia menilai tahun politik juga tidak akan  memengaruhi penjualan.

Kendati demikian, dia mengakui Lebaran justru memberikan andil besar. Sebab banyak orang yang memutuskan untuk membeli properti setelah Lebaran.

Dia memprediksi situasi berbeda akan terjadi setelah pertengahan tahun. Umumnya, kata dia, pada semester kedua, akan ada peningkatan penjualan.

Rama menilai saat ini harga properti yang paling banyak diminati atau banyak terjual yaitu hunian di bawah Rp1 Miliar. Daya beli masyarakat yang kurang baik, disebutnya menjadi tantangan tersendiri bagi pengembang.

“Tantangan dari produk yang semakin tinggi harganya juga ikut tinggi, sementara daya beli masyarakat belum baik. Solusi salah satunya dengan memodifikasi cara pembayaran yang semakin panjang tenornya,” ucapnya.

 Pemanfaatan Teknologi

Guna meningkatkan daya beli masyarakat, masing-masing developer memiliki standar promosi masing-masing. REI dalam hal ini membantu penjualan itu dengan pengembangan platform marketplace yang diwujudkan dalam bentuk web. Cara ini diyakini lebih efektif mendekatkan produk kepada masyarakat.

Ia juga mengatakan untuk memberi kepercayaan kepada masyarakat, setiap pengembang juga memnuhi standar-standar pembangunan yang telah ditentukan.