Hotel Sepi Sampai H-5 Lebaran

Hotel Sepi Sampai H-5 LebaranIlustrasi hotel - JIBI
14 Mei 2019 07:17 WIB Herlambang Jati Kusumo Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Pada awal Ramadan okupansi hotel mengalami penurunan cukup drastis. Penurunan itu diprediksi akan sampai H-5 menjelang Lebaran.

“Bulan puasa ini, puasa juga okupansi hotel. Saat ini hotel bintang rata-rata hanya 30 persen-40 persen , nonbintang 10 persen-20 persen saja. Ini diprediksi sampai lima hari sebelum hari H Lebaran,” kata Humas Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY, Deddy Pranawa Eryana, Senin (13/5).

Deddy mengatakan untuk menutup biaya operasional, sejumlah hotel menjual paket buka puasa untuk masyarakat. Selain juga dilakukan upaya memberikan potongan harga kamar sampai dengan 30% bahkan ada yang sampai 50%.

Penurunan tersebut tidak hanya terjadi pada kunjungan wisatawan dalam negeri, tetapi juga wisatawan mancanegara (wisman). Pada bulan yang sama dibanding tahun sebelumnya, wisman merosot tajam sampai dengan 20%. “Kami belum tahu penyebab pastinya, kami baru meraba kemungkinan situasi politik di Indonesia saat ini yang dinilai belum kondusif,” ucapnya.

Pihaknya berharap pemilu yang berjalan dengan aman dan damai dapat meningkatkan okupansi atau paling tidak kestabilan okupansi terjaga.

Ketua Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita), DIY, Udhi Sudiyanto menuturkan pada Ramadan kali ini, terjadi penurunan wisatawan domestik ke Jogja. “Kami memahami karena pada awal bulan puasa mereka lebih memfokuskan berpuasa bersama keluarga. Sehingga animo untuk bepergian cenderung menurun,” ucapnya.

Sementara untuk wisatawan asing menurutnya sudah mulai datang ke Jogja khususnya dari Eropa. Meski mereka kebanyakan tidak datang secara langsung ke airport Jogja, tetapi lewat Jakarta, kemudian overland ke Jogja.

Untuk menutup biaya operasional dan menarik wisatawan sendiri, untuk biro wisata dikatakan Udhi dengan memberikan promo. “Paling tidak mobil kita bisa jalan,” ucapnya.

Menurut Udhi, wisatawan baru akan memasuki Jogja setelah Lebaran atau H+2 lebaran, sehingga sering kalau pada periode tersebut Jogja kembali dipenuhi wisatawan.