Asita Khawatir Kenaikan Harga Tiket Pesawat Hambat Pertumbuhan Wisata
Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) DIY menilai kebijakan kenaikan harga tiket pesawat akan menghambat pertumbuhan wisatawan
Kampanye Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) di Hartono Mall, Sleman, Minggu (29/7/2018)./Harian Jogja-Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA—Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) DIY mendorong peralihan kartu ATM yang ber-chip atau berlogo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN).
Deputi Kepala KPw BI DIY Sri Fitriani mengungkapkan sejauh ini penggantian ke GPN berjalan sesuai track. “Sudah sesuai target-target yang ditetapkan. Ke depan kami berkomitmen semakin baik,” ucap Fitri, Senin (20/5).
Menurutnya, sudah banyak masyarakat yang memahami tujuan gerakan GPN. Kendati demikian,
masih ada masyarakat yang masih malas untuk mengganti kartu ATM dengan yang logo GPN. Namun ia yakin jika masyarakat paham betul akan manfaatnya, segera beralih ke GPN.
Fitri menyampaikan manfaat memiliki kartu GPN beragam, seperti lebih praktis dan murah hingga keamanan data yang lebih terjamin.
“Untuk penggantian [kartu GPN] gratis dan mudah. Karena itu, mari sama-sama membangun kemandirian ekonomi secara nasional melalui langkah-langkah sederhana tetapi berdampak besar, salah satunya mengganti kartu kita dengan GPN,” katanya.
Sebelumnya, Direktur Pemasaran Bank BPD DIY, R. Agus Trimurjanto mengatakan jumlah pemilik kartu GPN di Bank BPD DIY sesuai harapan. Dia optimistis dapat mencapai seluruh target pada tahun depan.
“Tahapan kartu ATM adalah magnetic stripe ke chip, kemudian berlogo GPN. Pada 2018 masing-masing bank didorong [menyosialisasikan]. Waktu itu kami ditarget 50 persen kartu harus berlogo GPN. Waktu itu [2018] jumlah [kartu ATM bank BPD] sekitar 240.000 yang beredar, kurang lebih sudah 118.000 kartu sudah ber-chip dan sebagian berlogo GPN. Namun secara fungsi kegunaan sama, baik yang sudah ber-chip walaupun belum berlogo GPN,” ucap Agus.
Tahun ini, Bank BPD DIY menarget dapat merilis 68.000 kartu ber-GPN. Adapun hingga April setidaknya sudah ada 44.000 kartu yang ber-GPN. “Untuk selesai semua target ya 2020,” katanya.
Sebagai upaya mempercepat penambahan jumlah GPN, Bank BPD DIY berusaha proaktif menghubungi dan mendata nasabah yang belum memiliki kartu ATM ber-chip. Pada momen tertentu, GPN terus disosialisasikan pula agar masyarakat mengganti kartu yang lama dengan yang ber-chip atau berlogo GPN.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) DIY menilai kebijakan kenaikan harga tiket pesawat akan menghambat pertumbuhan wisatawan
Kasus istri gorok leher suami di Bantul terungkap. Dipicu perselingkuhan dari chat WhatsApp, pelaku terancam 10 tahun penjara.
Transformasi ekonomi di DIY dan Jawa Tengah dinilai tidak sepenuhnya menggeser akar budaya lokal.
Jelang Iduladha 2026, Dispertapang Kulonprogo perketat pengawasan hewan kurban. PMK nol kasus, namun ancaman penyakit lain tetap diwaspadai.
PN Tipikor Bengkulu vonis bebas 4 terdakwa kasus korupsi lahan tol. Hakim sebut tidak ada unsur melawan hukum.
Simak jadwal lengkap SPMB SMA/SMK DIY 2026, kuota jalur, hingga tahapan pendaftaran. Pastikan tidak terlewat!