Konsumsi BBM di DIY-Jateng Naik Signifikan

Konsumsi BBM di DIY-Jateng Naik SignifikanIlustrasi SPBU Pertamina di ruas tol. (Solopos/Tri Rahayu)
14 Juni 2019 10:47 WIB Imam Yuda Saputra Ekbis Share :

Harianjogja.com, SEMARANG--Selama masa mudik Lebaran, konsumsi bahan bakar minyak (BBM) jenis gasoline di wilayah Jawa Tengah (Jateng) dan DIY mengalami peningkatan yang signifikan.

PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV Jateng-DIY mencatat selama masa Satgas Idulfitri, yang diterapkan sejak 21 Mei rata-rata konsumsi BBM jenis gasoline, yakni Pertamax dan Pertalite di wilayahnya bisa mencapai 19.000 kiloliter (kl) per hari. Jumlah itu tergolong tinggi atau 26% lebih banyak dari rata-rata konsumsi harian BBM jenis gasoline di Jateng-DIY, sekitar 12.240 kl per hari.

“Itu jauh dari prediksi kami. Sebelumnya, kami memprediksi tingkat kebutuhan BBM selama arus mudik dan balik hanya mengalami peningkatan sekitar 24% per harinya. Ternyata, bisa sampai 26%, lebih tinggi dibanding tahun lalu yang hanya berkisar 22% per hari,” ujar General Manager (GM) Pertamina MOR IV, Iin Febrian, saat dijumpai wartawan di Rosti Cafe, Jl. Pandanaran, Kota Semarang, Kamis (13/6/2019).

Kendati terjadi peningkatan yang cukup signifikan, Iin mengaku hal itu tidak menjadi kendala bagi Pertamin. Pihaknya mampu memasok BBM sesuai dengan kebutuhan masyarakat selama masa libur Lebaran.

“Sejauh ini, kita bisa memenuhi kebutuhan BBM masyarakat. 6 TBBM [terminal BBM] kami juga mampu memasok dengan baik. Insya Allah enggak ada keluhan yang berarti,” imbuh Iin.

Iin menyebutkan dari seluruh SPBU yang ada di Jateng dan DIY, konsumsi BBM terbanyak terjadi di rest area KM 260B yang berada di ruas tol Pejagan-Pemalang dan rest area KM 389B di ruas tol Semarang-Batang.

“Konsumsi terbesar itu terjadi pada H-1 Lebaran. Itu mencapai 19.500 kl. Itu memecahkan rekor dibanding hari-hari sebelumnya,” jelas Iin.

Iin menilai meningkatnya konsumsi BBM itu tak terlepas dari telah beroperasinya secara penuh tol Trans Jawa yang menghubungkan kota-kota di Jawa, dari Merak-Banyuwangi. Beroperasinya tol secara penuh itu turut diimbangi dengan keberadaan rest-rest area yang menyediakan SPBU atau kios Pertamina Siaga.

Terpisah, Manajer Komunikasi dan CSR Pertamina MOR IV, Andar Titi Lestari, para pemudik sangat meminati mengisi BBM di SPBU yang terletak di rest area sepanjang tol Trans Jawa. Ia pun mengaku hingga akhir masa satgas, Kamis (20/6/2019) Pertamina MOR IV akan terus mengoptimalkan pemenuhan stok dan penyaluran BBM di tol.

“Seluruh SPBU regular dan kios Pertamina Siaga di jalur tol trans Jawa siap melayani para pengguna jasa tol dan kami beroperasi penuh melayani konsumen hingga 24 jam,” jelas Andar.

Sumber : solopos.com