Advertisement
Mandiri Buka Suara soal Penyebab Saldo Nasabah Berubah
Karyawan melayani nasabah di salah satu kantor cabang Bank Mandiri, di Jakarta, Kamis (4/7/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Dampak dari pemeliharaan sistem Teknologi Informasi (TI) yang sedang dilakukan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk disebut-sebut menjadi penyebab gangguan terhadap saldo rekening nasabah.
Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas menyatakan pihaknya sedang melakukan pemeliharaan sistem TI untuk meningkatkan layanan transaksi keuangan bagi nasabah. Terkait dampak negatif terhadap saldo nasabah, dia menegaskan bank pelat merah itu sedang melakukan normalisasi saldo rekening yang terdampak.
Advertisement
“Kami memohon maaf atas kejadian ini. Saat ini, kami sedang melakukan normalisasi saldo nasabah dan kami juga memastikan bahwa dana nasabah tetap aman serta tidak hilang,” terang Rohan dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Sabtu (20/7/2019).
Bank Mandiri mempersilahkan nasabah yang ingin melakukan pengecekan rekening tabungannya ke kantor cabang Bank Mandiri terdekat. Nasabah juga diimbau untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
BACA JUGA
"Kami pastikan rekening nasabah aman," tegasnya.
Sebelumnya, banyak nasabah yang mempertanyakan mengapa nilai saldo tabungan mereka berubah. Keluhan disampaikan melalui media sosial, Sabtu (20/7/2019).
Sebagian nasabah mengungkapkan jumlah uang di tabungannya bertambah, tapi ada juga yang mengeluhkan nilainya berkurang drastis, bahkan hingga nol rupiah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Data Modal Asing Tak Lagi Dirilis BI, Ini Alasannya
- Harga Emas UBS dan Galeri24 Stabil, Simak Daftar Lengkapnya per Gram
- UMKM BISA Ekspor Dorong Transaksi Rp2,27 Triliun Sepanjang 2025
- Harga Pangan Turun, Cabai Rawit dan Bawang Merah Ikut Melandai
- Harga BBM Februari 2026 Turun Serentak di SPBU Pertamina hingga Vivo
- Survei BI: Optimisme Konsumen Menguat Awal 2026
- Laporan SPT Tahunan Capai 1,82 Juta Wajib Pajak, DJP Ingatkan Aktivasi
Advertisement
Advertisement




