Advertisement
PLN Perkuat Sistem Kelistrikan di Pulau Jawa
Ilustrasi. - Bisnis/Rachman
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah II (PLN UIP JBT II) kembali memberikan kontribusinya dalam penguatan sistem kelistrikan di Pulau Jawa khususnya di Provinsi Jawa Tengah.
Melalui unit pelaksananya yakni PLN UPP JJBT 3, energize Bay Trafo 3 Extension GI 150 kV Purbalingga pada pertengahan Agustus 2019 berhasil dilaksanakan.
Advertisement
Trafo dengan kapasitas 60 MVA ini diproyesikan untuk memenuhi suplai listrik di daerah Purbalingga, Rawalo dan Mrica. Hal inj merupakan bukti dari komitmen PT PLN (Persero) UIP JBT II selaku Unit Induk dari PLN UPP JJBT 3 dalam memperkuat keandalan sistem kelistrikan di Pulau Jawa.
Manager PLN UPP JJBT 3, Sih Riyanto, mengatakan bahwa pekerjaan penambahan trafo ini sebenarnya ditargetkan selesai pada Februari 2020. Namun, berkat kegigihan para petugas lapangan dan juga koordinasi dengan seluruh pihak yang terkait sehingga bisa diselesaikan jauh lebih cepat dari yang ditargetkan.
“Tentu saja, melalui penambahan kapasitas ini, akan semakin menambah keandalan sistem kelistrikan di Jawa. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terkait sehingga pekerjaan ini bisa selesai lebih cepat” kata Sih Riyanto.
Sebagai informasi, PLN UIP JBT II adalah salah satu unit induk PLN yang ditugaskan untuk melaksanakan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Jawa bagian tengah. Wilayah kerja dari PLN UIP JBT II mencakup tiga provinsi yaitu, Jawa Barat, Jawa Tengah dan DIY. Sebagai unit induk, PLN UIP JBT II juga memiliki 4 unit pelaksana yaitu UPP JJBT 1 (Bandung), UPP JJBT 2 (Cirebon), UPP JJBT 3 (Semarang), UPP JJBT 4 (Jakarta). (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh
Advertisement
Berita Populer
- Harga Emas Galeri24 dan UBS Kompak Melemah Hari Ini
- Emas Antam Anjlok, Cek Rincian Harga Terbaru
- Perang Timur Tengah Belum Ganggu Ekspor DIY, Disperindag Tetap Waspada
- Dolar AS Perkasa, Rupiah Melemah ke Level Rp16.930 Imbas Geopolitik
- Lantik Direktur Baru, LPS Pastikan Keamanan Dana Masyarakat Terjaga
- Perang Iran-Israel Memanas, Begini Nasib Pariwisata di Jogja
- Harga Ayam Ras Melonjak, Mentan Bongkar Ulah Distributor Nakal
Advertisement
Advertisement








