AS dan Jepang Intervensi Pasar, Selamatkan Yen dari Level Terendah
AS dan Jepang berkolaborasi mengintervensi pasar valuta asing untuk menghentikan pelemahan yen yang sempat menyentuh level terendah dalam 40 tahun.
Daging babi yang dijual terlihat di sebuah pasar di Beijing, Cina 26 Desember 2018./REUTERS-Jason Lee
Harianjogja.com, JAKARTA – Pada akhir tahun ini, harga daging babi di China yang terus melesat dan mendorong inflasi ke level tertinggi dalam tujuh tahun terakhir diperkirakan mereda. Penyebabnya, pemerintah mengambil langkah-langkah untuk mengendalikan biaya.
Selain peningkatan penjualan cadangan daging negara dan langkah-langkah untuk meningkatkan impor, China juga dapat memaksa perusahaan cold storage komersial untuk melepaskan persediaan mereka sebelum liburan Tahun Baru Imlek pada Januari, kata Jim Huang, Kepala Perusahaan Lonsultan Independen www.china-data.com.cn.
China juga siap mencabut larangan unggas AS untuk meningkatkan pasokan daging.
"Kita bisa melihat harga terus naik hingga pertengahan Desember ketika pemerintah dapat melakukan intervensi," kata Huang.
“Pemerintah daerah telah berusaha untuk memperluas persediaan dengan menyimpan sepersepuluh daging yang disembelih selama beberapa bulan terakhir dan cadangan ini dapat dilepaskan ke pasar sebelum liburan,” lanjutnya, seperti dikutip Bloomberg.
Zhu Zengyong, analis di Chinese Academy of Agricultural Sciences’ Agricultural Information Institute, China akan mendorong impor dari Kanada setelah dimulainya kembali kesepakatan perdagangan dan membuka keran impor dari lebih banyak pemasok di Chili dan Argentina untuk mengekang harga.
"Harga mungkin naik, tetapi tidak sebesar yang terjadi pada bulan September dan Oktober," kata Zhu, mengatakan bahwa peternakan menyimpan lebih banyak anakan babi sebagai stok pembibitan, sehingga menghasilkan pasokan yang lebih ketat.
Para petani, yang memelihara babi lebih besar untuk daging yang lebih gemuk, akan mulai menyembelih babi mereka untuk Tahun Baru Imlek, sehingga pasokan akan meningkat, tambah Huang.
Reli daging babi China telah menunjukkan tanda-tanda pelambatan pada pekan pertama November, dengan harga naik 0,7 persen pada minggu sebelumnya, dibandingkan dengan kenaikan 7,4% pada minggu terakhir Oktober dan 11 persen dalam tujuh hari sebelumnya.
Namun, harga naik 168% dibandingkan tahun sebelumnya, menurut data kementerian pertanian.
Merebaknya virus demam babi Afrika di beberapa bagian China, terutama daerah utara dan timur laut, telah memicu penjualan babi di beberapa tempat, sehingga menekan harga, kata Lin Guofa, seorang analis senior di perusahaan konsultan Bric Agriculture Group.
Peningkatan pemotongan babi sebelum liburan Tahun Baru Imlek akan menguras cadangan ternak dan kemungkinan akan memperburuk kekurangan daging babi pada paruh pertama tahun depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
AS dan Jepang berkolaborasi mengintervensi pasar valuta asing untuk menghentikan pelemahan yen yang sempat menyentuh level terendah dalam 40 tahun.
Rio de Janeiro terpilih jadi tuan rumah peluncuran MotoGP 2027 di Pantai Botafogo, 21 Februari. Seluruh tim dan pembalap hadir, sambut era mesin 850cc.
Persija Jakarta gelar team launching dan uji coba internasional lawan Brisbane Roar di JIS, 29 Agustus 2026. Skuad dan jersey terbaru diperkenalkan. Cek detail
Mengisi daya HP pakai kabel USB ternyata tak boleh sembarangan. Hindari 5 kesalahan ini agar baterai awet dan proses charging cepat! Cas HP yang benar di sini.
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian kompak naik pada Rabu 12 Agustus 2026. Emas Antam 1 gram naik menjadi Rp2,819 juta, sementara UBS Rp2,741 juta