JKN Tembus 36,4 Juta Peserta, Pekerja Informal Jadi Fokus 2026
Peserta JKN capai 36,4 juta jiwa. Pemerintah fokus perluas perlindungan pekerja informal termasuk ojol melalui aturan baru.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto
Harianjogja.com, JAKARTA - Pemerintah memastikan upah berdasarkan jam kerja tidak berlaku bagi buruh dan aparatur sipil negara (ASN).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menuturkan omnibus law Cipta Lapangan Kerja tidak akan menghapus sistem gaji bulanan.
"Agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam penafsiran pada wacana yang tengah berkembang ini [upah berdasar jam kerja], kami tegaskan skema gaji per jam tidak berlaku untuk buruh dan aparatur negara," kicau Airlangga melalui akun pribadinya di twitter @airlangga_hrt Sabtu (28/12/2019).
Menurut Airlangga yang juga Ketua Umum Partai Golkar itu, skema upah per jam ditujukan bagi para profesional.
"Skema itu ditujukan untuk sektor jasa seperti para profesional, konsultan dan pekerja paruh waktu," ulasnya.
Airlangga juga menjelaskan pemerintah akan membuka akses publik seluas-luasnya atas rancangan undang-undang ini sebelum dibawa ke DPR. Akses diberikan sebagai bagian dari janji Presiden Joko Widodo bahwa undang-undang terobosan ini tidak boleh ada penyusupan kepentingan yang tidak relevan dengan tujuan pembentukannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Timnas Basket Indonesia kalah 53-98 dari Jepang di laga perdana Asian Games 2026. Simak jalannya pertandingan dan jadwal selanjutnya melawan Korea.
Kenali 6 aplikasi pesan hotel seperti Traveloka, Agoda, Booking.com, tiket.com, Expedia, dan Airbnb sebelum memilih penginapan.
Alex Rins memastikan meninggalkan balap motor dan memilih kompetisi roda empat pada 2027 setelah tak lagi masuk program MotoGP Yamaha.
Petani jagung di Bantul bisa meraup keuntungan sekitar Rp3 juta dari lahan 1.000 meter persegi sekali panen. Harga jagung Rp6.500 per kilogram.
iPhone Duo hadir tanpa SIM fisik dan Apple Intelligence belum mendukung Bahasa Indonesia. Ini yang perlu diketahui calon pembeli di Indonesia.