BPD Buat Nasabah Semakin Nyaman

BPD Buat Nasabah Semakin NyamanDirektur Utama Bank BPD DIY Santoso Rohmad/ Harian Jogja - Kusnul Isti Qomah
23 Januari 2020 10:22 WIB Kusnul Isti Qomah Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—BPD DIY membuka jaringan pelayanan di Malioboro yakni Kantor Kas Malioboro, Digital Lounge Malioboro, yang terletak di Jl. Malioboro No. 1 Gedongtengen, Jogja. Digital Lounge Malioboro ini untuk mendekatkan diri kepada masyarakat sehingga mempermudah layanan.

Direktur Utama PT Bank BPD DIY Santoso Rohmad menyebutkan peluncuran Digital Lounge Malioboro merupakan wujud dari branding digital yang dikembangkan Bank BPD DIY. "Di situ ada pelayanan lebih ke pelayanan digital, termasuk ATM, pemasaran digital, produk digital untuk kawasan Malioboro dan sekitarnya. Ini sudah beroperasi, tetapi belum diresmikan," kata dia, Rabu (22/1).

Ia menjelaskan dalam Digital Lounge Malioboro ada layanan mandiri baik setor maupun penarikan. Ada pula layanan pembukaan dengan mobile banking dan produk e-money yang dimiliki BPD. "Termasuk dalam waktu dekat juga akan buka money changer. Petugas di Lounge ini seperti kasir biasa. Warga yang datang akan mendapatkan layanan digital, produk digital, ATM, dan e-banking. Sementara ini ada tiga mesin ATM yang merupakan ATM setor, tarik dan untuk layanan informasi lain. Ini semacam kantor kas, tetapi khusus sasar UMKM di Malioboro dan sekitarnya," kata dia.

 

Klasik & Futuristik

Bangunan seluas kurang lebih 250 meter persegi ini pun memiliki desain interior yang futuristik. Meskipun tampak luarnya bagaikan bangunan cagar budaya, tetapi desain di dalamnya lebih modern dan dibuat seperti lounge agar masyarakat yang datang merasa nyaman. Ia menyebutkan tujuan didirikannya Digital Lounge Malioboro untuk menangkap nasabah di sekitar Malioboro. Pasalnya, Malioboro merupakan wajah Jogja sehingga kehadiran BPD sebagai bank daerah sangat diperlukan.

"Kedua, kami tampilkan wajah BPD yang sudah electronic banking atau sudah digital. Untuk di kawasan Malioboro sebelumnya ada cabang pembantu di Kantor Kepatihan dan BPD mikro di Beringharjo. Kehadiran lounge ini intinya untuk semakin memudahkan nasabah," kata dia.

Ia mengungkapkan berbagai inovasi layanan berbasis digital juga dilakukan Bank BPD DIY untuk mempermudah pelaku UMKM dan nasabah pada umumnya dalam melakukan transaksi usaha maupun transaksi lainnya. Sebut saja BPD DIY Mobile, sebuah layanan mobile banking yang dapat digunakan untuk melakuan berbagai transaksi mulai dari cek saldo, transfer, pembayaran tagihan maupun pajak daerah dan retribusi.

“Bank BPD DIY terus berinovasi agar dapat memenuhi tuntutan nasabah seperti digitalisasi berbagai layanan diantaranya yaitu mobile banking dimana semua transaksi bisa dilakukan melalui smartphone sehingga sangat efektif dan masyarakat bisa lebih fokus dalam menjalankan usahanya” terang dia.

Bank BPD DIY juga berkomitmen memudahkan transaksi nasabah dan mitra dengan basis teknologi nontunai. Apalagi saat ini Bank BPD DIY sudah mumpuni untuk sistem pembayaran elektronik. "Mobile banking sudah digunakan. Pembayaran bisa lewat situ. Rekanan dan masyarakat juga bisa. Misal ada sumbangan untuk kekeringan bisa transfer. Bayar PBB bisa juga pakai aplikasi," jelas dia.

Selain itu, dengan mobile banking transaksi menjadi lebih praktis karena bisa digunakan di mana dan kapan saja. Bank BPD DIY dengan teknologi hadir dengan melayani transaksi yang berkaitan Pemda. Swasta pun bisa memanfaatkan fasilitas ini. "Kami juga akan coba untuk rumah sakit. BPD gencar mengampanyekan mobile banking. Tujuannya, agar masyarakat merasakan manfaat produk mobile banking BPD DIY," kata dia.