ADVETORIAL: Perlunya Mengetahui Pinjaman Daring Terdaftar OJK

ADVETORIAL: Perlunya Mengetahui Pinjaman Daring Terdaftar OJKIlustrasi uang rupiah - Reuters
05 Februari 2020 19:02 WIB Hamdan Maulana Ekbis Share :

Mengapa perlu sekali mengetahui apakah penyedia jasa pinjaman daring terdaftar OJK? Di tengah kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat, pertumbuhan dan perkembangan penyedia jasa pinjaman daring juga semakin menjamur. Seolah menjadi peluang bisnis yang potensial dan menguntungkan. Kebutuhan ekonomi masyarakat menjadi celah untuk menawarkan pinjaman mudah dan cepat dengan bunga kompetitif.

Bagi masyarakat yang sudah terbiasa berhubungan dengan penyedia jasa pinjaman semacam ini pasti sudah mengetahui mana yang terpercaya, mana yang masih baru. Tetapi masyarakat awam seringnya tidak memperhatikan hal tersebut. Karena alasan kebutuhan mendesak, umumnya mereka hanya mementingkan pencairan dana yang mudah dan cepat sesuai nominal yang dibutuhkan.

Siapakah OJK?
Mengutip dari sumber Duwitmu.com, padahal kenyataannya tidak semua penyedia jasa pinjaman daring di internet adalah perusahaan kredibel. Apalagi situs-situs baru yang menawarkan pinjaman dengan kemudahan syarat, bunga pinjaman yang jauh dibawah standar pinjaman daring dengan nominal pencairan yang cukup besar. Sangat menarik dan menggiurkan tetapi justru tidak masuk akal, dan sangat riskan terhadap penipuan.

Mengajukan pinjaman daring, nasabah hanya perlu memberikan foto KTP sebagai syarat utama. Kemudian mengisi aplikasi pengajuan pinjaman, sangat sederhana. Tetapi dibalik itu data dalam KTP yang kita berikan rawan disalahgunakan melalui media daring. Jika terjadi penipuan dalam transaksi daring, akan sulit untuk menuntut pertanggungjawaban dari pihak penyedia jasa pinjaman.

Sering mendengar dan membaca label OJK, tetapi sudah kenal betulkah dengan instansi satu ini? OJK atau Otoritas Jasa Keuangan adalah lembaga Negara yang bekerja secara independen bertugas mengawasi, mengatur, memeriksa dan melakukan penyidikan terhadap aktivitas jasa keuangan. Tidak hanya jasa keuangan konvensional seperti perbankan tetapi juga jasa keuangan daring.

OJK melakukan tugas pengawasan terhadap penyedia jasa pinjaman daring agar tetap pada batasan yang sudah ditentukan demi melindungi kepentingan masyarakat. Pinjaman daring terdaftar OJK sudah melalui proses verifikasi sehingga layak mendapatkan legalitas perusahaan. Konsumen lebih aman dan tenang karena ada aturan hukum yang berlaku dalam hubungannya dengan perusahaan pinjaman daring.

Jaminan Pinjaman
OJK sebagai lembaga yang mengatur segala aktifitas finansial memberikan jaminan terhadap pinjaman daring yang sudah terdaftar didalamnya. Perusahaan penyedia jasa pinjangam daring yang terpercaya pasti sudah mendapatkan label OJK. Sebagai petunjuk bagi nasabah atau calon nasabah bahwa perusahaan bersangkutan memang kredibel dan legalitasnya jelas.

OJK berperan aktif memberikan perlindungan terhadap konsumen pinjaman daring. Menghindarkan konsumen terhadap kemungkingan terjadinya kejahatan sosial melalui internet. Misalnya penyalahgunaan data pribadi, pembebanan biaya atau bunga diluar kesepakatan awal peminjaman dan segala sesuatu yang tidak transparan sehingga merugikan konsumen secara finansial atau secara hukum.

Peraturan OJK yang dikeluarkannya pada tahun 2018 cukup jelas memberikan paying hukum kepada konsumen transaksi daring yang berhubungan dengan financial technology (fintech) atau pinjaman daring. OJK melakukan aktifitas mekanisme pencatatan, pendaftaran dan pengawasan fintech. Sehingga segala aktifitas finansialnya harus sesuai peratuan dan persetujuan OJK.

OJK mewajibkan semua perusahaan penyedia jasa pinjaman daring untuk melindungi data konsumen supaya tidak disalahgunakan, melalui prinsip-prinsip perlindungan yang sudah disepakati. Dan kewajiban untuk menjalankan manajemen risiko yang berkelanjutan dan efektif. Jadi tidak hanya untuk kepentingan keamanan konsumen saja tetapi juga demi eksistensi perusahaan pinjaman daring.

OJK juga mengatur transparansi kegiatan penyedia jasa pinjaman daring. semua yang berhubungan dengan informasi persyaratan pengajuan, jumlah pinjaman, bunga yang dibebankan, tenor, dan biaya-biaya lainnya. OJK juga mendorong inovasi. Untuk kemajuan perusahaan sekaligus memberikan kemudahan bagi nasabah. Tak heran jika semakin hari semakin tersaji fitur yang praktis dalam transaksi.

Risiko Memilih
Setelah mengetahui pentingnya pinjaman daring terdaftar OJK, tentu kita akan memahami risiko yang mungkin terjadi ketika salah memilih penyedia jasa pinjaman daring. Banyak sekali kasus kejahatan di media sosial yang dilakukan oleh penyedia pinjaman daring tidak resmi. Contohnya adalah pelecehan dan pencemaran nama baik nasabah.

Nasabah yang mengalami penunggakan pembayaran angsuran mengalami terror secara daring. Tidak hanya secara personal, tetapi sudah melibatkan orang-orang terdekat yang berhubungan dengan nasabah. Meskipun tidak dicantumkan sebagai emergency call tetapi orang-orang yang ada dalam kontak Hp nasabah menjadi sasaran penyebaran informasi yang merugikan.

Semua data yang terhubung melalui email dan nomor Hp nasabah bisa dicuri dan disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab. Ini risiko yang paling sering terjadi ketika memilih perusahaan pinjaman daring abal-abal. Sebab OJK tidak dapat memberikan pengawasan terhadap aktifitas perusahaan dan perlindungan data nasabah.

Data nasabah yang disalahgunakan bisa saja digunakan untuk kejahatan daring. Secara hukum dan finansial akan merugikan nasabah. Karena nasabah dianggap bertanggungjawab dalam kejahatan yang dilakukan oleh pihak lain. Misalnya digunakan untuk mengambil pinjaman di tempat lain dengan jumlah besar, nasabah sebagai debitur akan ditagih atas pinjaman yang dilakukan orang lain.

risiko lain yang bisa terjadi adalah jeratan renteiner daring. Ketidaktransparan informasi dan transaksi dari perusahaan yang tidak terdaftar OJK menyebabkan tindak kesewenangan. Misalnya pembebanan biaya tambahan atas keterlambatan pembayaran angsuran. Hal ini sudah sering terjadi, nasabahn yang awalnya meminjam 5 juta, dalam waktu beberapa bulan jumlah tagihannya mencapai puluhan juta.

Tidak Terdaftar OJK
Banyaknya perusahaan penyedia jasa pinjaman daring di internet membuat masyarakat seringkali asal dalam memilih. Padahal ciri-ciri pinjaman daring abal-abal bisa diketahui. Asalkan nasabah mau lebih jeli dan terbiasa membaca secara lengkap informasi yang disajikan. Secara umum pinjaman daring illegal dapat diketahui dari tidak adanya label OJK dalam situs web perusahaan.

Label OJK diberikan kepada perusahaan-perusahaan yang sudah terdaftar dan memenuhi persyaratan. Jika menemukan situs pinjaman daring yang tidak berlabel OJK sebaiknya dihindari. Karena sebagai konsumen hak-hak peminjam tidak dapat dilindungi, segala risiko tidak akan mendapat ganti rugi jika dikemudian hari terjadi penipuan.

Perusahaan penyedia pinjaman daring terpercaya biasanya mempunyai kantor operasional yang bisa dengan mudah ditemui. Alamatnya jelas, gedung kantornya jelas secara fisik. Jangan terjebak dengan alamat fisik kantor yang hanya dibuat-buat. Informasi alamat ini seharusnya sudah tercantum dalam halaman web perusahaan yang bersangkutan.

Alamat kontaknya jelas. Perusahaan legal pastinya sudah mempunyai struktur organisasi. Memiliki customer service yang siap memberikan informasi kepada nasabah. Alamat email, nomor telepon perusahaan harus tercantum jelas dan bisa dengan mudah dihubungi. Beberapa perusahaan bahkan menampilkan nomor kontak Whatsapp dan sosial media lainnya untuk mempermudah nasabah menghubungi perusahaan.

Dan ciri terakhir adalah dari nominal pinjaman dan bunga yang tidak masuk akal. Pinjaman daring umumnya hanya terbatas dibawah 10 juta rupiah, dengan tenor tidak lebih dari 12 bulan. Jadi percayakan kebutuhan dana hanya pada pinjaman daring terdaftar OJK yang terpercaya.