Advertisement
Grab dan Gojek Dikabarkan Merger, Begini Kata Kominfo
Menkominfo Johnny G Plate. - Detikcom/ Agus Tri Haryanto
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Perusahaan ride-hailing, Gojek dan Grab, dikabarkan akan melakukan merger. Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate, menyerahkan keputusan bisnis kepada kedua belah pihak.
“Kalau rencana itukan aktivitas business to business ya. Yang pasti kita harapkan konsolidasi-konsolidasi dalam rangka menyemarakkan bisnis di ruang-ruang digital di Indonesia,” ujar Johnny ditemui usai rapat bersama DPR tentang RUU PDP di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (25/2/2020).
Advertisement
Peleburan Gojek dan Grab itu dilaporkan laman The Information. Keduanya dikabarkan sedang membahas merger. Kesepakatan tersebut diperkirakan akan menjadi langkah pasar konsolidasi besar pasar ride-hailing dan pasar pengiriman makanan.
Namun, kabar tersebut dibantah oleh Gojek. “Tidak ada rencana merger, dan pemberitaan yang beredar di media terkait hal tersebut tidak akurat,” ujar Chief Corporate Affairs Gojek, Nila Marita, dalam pernyataan tertulis kepada Antara.
BACA JUGA
Sementara itu, hingga berita ini dibuat, Grab tidak tersedia untuk menanggapi kabar tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
20 Mahasiswa UNISA Keracunan Snack RS Grhasia Sudah Pulang
Advertisement
Korea Selatan Perpanjang Bebas Biaya Visa hingga Juni 2026
Advertisement
Berita Populer
- Penjualan Tiket KAI Nataru 2025-2026 Tembus 4,1 Juta
- BRI Salurkan 637 Ambulans Perkuat Layanan Kesehatan Daerah
- Harga Rumah Subsidi 2026 Diusulkan Naik
- Harga Emas Antam Stabil Rp2,488 Juta, Buyback Naik
- Pemerintah Tanggung PPh 21 Pekerja 5 Sektor Padat Karya 2026
- KAI Layani 27,2 Juta Penumpang Selama Nataru 2025-2026
- BPS Catat Kunjungan Wisman November 2025 Capai 1,2 Juta
Advertisement
Advertisement



