Belanja di Pasar Beringharjo Bisa Dilakukan Secara Online

Belanja di Pasar Beringharjo Bisa Dilakukan Secara OnlineSuasana los pedagang pakaian batik melayani pembeli di Pasar Beringharjo, Jogja, Selasa (16/06/2020). - Harian Jogja/Desi Suryanto
25 September 2020 08:27 WIB Catur Dwi Janati Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Berbagai upaya dilakukan pedagang Pasar Beringharjo untuk dapat bertahan di tengah situasi pandemi saat ini. Salah satunya merancang Smart Traditional Market (Semar) sebagai sarana berjualan daring.

Pengembangan Semar merupakan sinergi Pemerintah Kota Jogja dengan relawan pedagang Beringharjo.co.id. Salah satu relawan Beringharjo.co.id, Zaki Siraj menjelaskan bahwa konsep dari platform tersebut ingin membangun pasar tradisional untuk siap mendigitalisasi dagangannya.

Baca juga: Terapkan Protokol Kesehatan, Pengunjung Artos Mal Bisa Pesan dan Tinggal Ambil Belanjaan

Disebutkan Zaki, pandemi memuat kunjungan Beringharjo yang mampu mencapai 7000 pengunjung per hari menjadi 500 orang saja. "Bagi pedagang menjadi problem, belum persaingan online, jadi kami menginisiasi Beringharjo.co.id," jelasnya dihubungi pada Kamis (24/9/2020).

Zaki menjelaskan bahwa platform Beringharjo.co.id diinisiasi agar pedagang bisa siap menjual dagangannya secara online. "Selama ini pedagang belum siap, kami datang untuk itu, mendampingi pedagang untuk siap," ujarnya.

Baca juga: Erick Thohir Rombak Direksi PT Pos Indonesia, Dirut Diganti

Setidaknya ada 10 kategori dagangan yang nantinya akan dijual di Beringharjo.co.id. Adapun diantaranya seperti fashion, kriya, makanan, bahan pokok, dan oleh-oleh. Beberapa pedagang pun didampingi agar produknya secara daring. Zaki mencontohkan seorang pedagang aneka sate dan minuman tradisional yang didampingi mulai dari kurasi, branding, dibuatkan logo, kemasan, dipotret dengan foto yang bagus selanjutnya dijual di medsos.

"Kita punya paket paket iwak garing, di Beringharjo ada pedagang ikan, cumi, kita paket, kita kemas, kasih logo, kita kemas dengan wadah dari industri kriya, itu kita unggah di instagram dan facebook, paket iwak garing," tambah Zaki. Dia menjelaskan bahwa strategi yang digunakan tidak menjual satuan melainkan melalui paket. "Kita enggak jualan satuan,kita jua paket siapa merata, upaya kita untuk membangun dulu," imbuhnya.

Menurut catatan Zaki, setidaknya lebih dari 100 pedagang telah jadi relawan Beringharjo.co.id. Dia menambahkan jika Beringharjo.co.id akan menjadi semacam marketplace pedagang Beringharjo. "Kita punya sebuah tempat bagi teman-teman pedagang untuk jual itu, kita juga tidak menampikkan market place yang sudah ada," terangnya.

Wakil Walikota Jogja, Heroe Poerwadi menyampaikan jika penjualan pedagang pasar melalui transaksi non tunai dikembangkan dengan bermitra bersama PT. Gojek Indonesia. Dia mencatat secara keseluruhan transaksi enam pasar tradisional di Kota Jogja mengalami peningkatan 33 persen secara non tunai dibanding sebelum bermitra.

Semar akan memiliki program training bagi relawan untuk membantu pedagang pasar tradisional berjualan secara daring. Tugas dari Relawan mulai dari pendataan, foto produk desain grafis, desain produk, dan kemasan digital marketing.