Advertisement
Usaha Mikro Bisa Tembus Pasar Ekspor
Pemilik CV Alas Gembol, M.Faisol mengecek penggaran furniture di tempat workshopnya, Sabtu (17/10). - Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Berawal dari usaha mikro yang dirintis pada 2000, CV Alas Gembol milik M.Faisol yang bergerak pada usaha furnitur, kini berhasil menembus pasar internasional.
Faisol menceritakan bagaimana awal memilih usaha ini, karena melihat peluang pasar internasional yang ada, sementara belum ada yang mencoba menangkap peluang tersebut.
Advertisement
“Dulu masih melayani lokal, kemudian 2010 sudah 100 persen ekspor. Pemasaran kami lakukan lewat secara daring dan luring melalui pameran-pameran,” ucap Faisol saat ditemui di workshop-nya, Jalan Imogiri Barat Km.6,5, Dusun Ngoto, Desa Bangunharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, Sabtu (17/10/2020).
Kini pasar luar negeri seperti Eropa dan Amerika telah menjadi pelanggan tetapnya. Bahkan saat ini telah merambah ke Afrika. Usaha yang ia rintis mulai dari mengontrak sebuah tempat, hingga memiliki workshop sendiri saat ini, dan ke depan direncanakannya mengembangkan tempat produksi baru lagi, tidak lepas dari kerja sama permodalan dari Bank Pembangunan Daerah (BPD) DIY Syariah.
Dia mengaku kerja sama yang ia jalin dengan BPD DIY Syariah selama 12 tahun tersebut sangat membantu dalam pengembangan usahanya.
Berkembangnya usaha yang dirintis Faisol, juga berdampak positif pada masyarakat sekitar. Sekitar 84 orang membantu usahanya, yang mana setengahnya adalah perempuan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kronologi Konflik Warga Pandeyan Bantul Berujung Diminta Pergi
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- OJK Catat 72 Persen Pedagang Aset Kripto Berizin Masih Merugi
- DJP DIY Libatkan 340 Mahasiswa Dampingi Pelaporan SPT 2026
- Update Harga Emas 22 Januari 2026: Antam Turun, UBS, Galeri24 Melonjak
- REI DIY: Moratorium Lahan Sawah Jadi Tantangan Terbesar di 2026
- Telkomsel Memulihkan Layanan Data dan IndiHome Nasional
- Menkeu Tegaskan Rupiah Melemah Bukan karena Isu Deputi BI
- Ledakan Pipa Gas di Rokan, Produksi Minyak Hilang 2 Juta Barel
Advertisement
Advertisement



