Advertisement
Setelah Sepi karena Pandemi, Liburan Ini Pedagang Beringharjo Raup Untung Besar
Hiruk pikuk pengunjung di Pasar Beringharjo pada Jumat (30/10/2020). - Harian Jogja/Catur Dwi Janati
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA - Libur panjang mendatangkan keuntungan melimpah bagi para pedagang di kawasan Malioboro. Para pedagang fesyen meraih untung berkali-kali lipat dari hari biasanya.
Cuti bersama dan libur panjang yang ditetapkan pemerintah pusat tampaknya benar-benar berdampak bagi perekonomian, khususnya di sektor pariwisata. Jogja yang kebanjiran pengunjung, juga berdampak pada penjualan berbagai dagangan di destinasi wisata. Pedagang di kawasan Malioboro contohnya, mereka meraup banyak untung dari libur kali ini.
Advertisement
Salah satu pedagang pakaian di Pasar Beringharjo yang dagangan laris diborong pembeli adalah Atun. Selama pandemi, ia hanya mampu jual satu atau dua potong pakaian sehari. "Daripada kemarin-kemarin peningkatannya lumayan lah, kalau libur ini bisa habis berkodi-kodi," terangnya pada Jumat (30/10/2020).
Baca juga: Gila! Hotel di Jogja Naikkan Tarif hingga 1.500 Persen di Libur Panjang Kali Ini
Di hari biasa saat pandemi, paling banyak Atun hanya mampu peroleh pendapatan Rp500.000 per hari. Namun pada Kamis (29/10/2020) dia bisa kantongi Rp3 juta dalam sehari. Pendapatnya diprediksi makin bertambah seiring bertambahnya para wisatawan yang datang ke Jogja.
"Hari ini makin ramai, baru setengah hari saja udah dapat lebih dari Rp3 juta," ungkapnya. Pakaian motif shibori menjadi jenis yang paling dicari saat ini.
Pakai motif shibori juga ludes di los yang dijaga Sri, di sudut lain pasar tersebut. Berbagai motif shibori balik yang berbentuk atasan, bawahan, hingga daster ludes dibeli pengunjung.
Baca juga: BPJS Kesehatan Bisa Bekukan Kepesertaan Mulai 1 November
"Kalau hari biasa sepi, paling dua atau tiga potong. Parah. Kalau sekarang bisa sampai 50 potong sehari," ungkapnya. Dari lebih dari 59 potong pakaian yang laku Sri menyebutkan jika motif shibori mendominasi lebih dari separuh penjualan.
Untung tak cuma dinikmati pedagang Pasar Beringharjo. PKL Malioboro juga ikut rasakan cuan-cuan para wisatawan. Salah satu PKL Malioboro yang jajakan aneka kaos betuliskan Jogja, Ipung kebanjiran untung.
Selama pandemi tak jarang Ipung pulang tanpa pemasukan karena tak ada satu pun pembeli yang mampir. Namun saat liburan ini dia bisa jual 60 potong kaos dalam sehari. "Bahkan hari ini sudah 60 potong laku padahal baru setengah hari," ujarnya.
PKL Malioboro lain yang menjual daster dan pakaian batik, Jumirah sangat bersyukur dengan adanya liburan ini. Dalam satu hari selama pandemi paling Jumirah hanya jual tiga potong pakaian yang dijual obral Rp100.000 dapat tiga. Tapi adanya liburan kali ini penghasilannya naik berkali-kali lipat. "Kemarin bisa dapat Rp2 juta, liburan sangat berdampak," tuturnya.
Ia berharap pada Bulan Desember nanti situasi sudah normal lagi. "Soalnya lebaran kemarin udah gagal sama selain enggak berjualan, mudah-mudahan Desember ini bisa menutup utang-utang kita, soalnya buat modal sekarang itu ngutang dulu, nanti baru dibayar," ujarnya.
Menurut penuturan para pedagang, para pembeli mayoritas sudah mengenakan masker. Di Pasar Beringharjo lebih ketat lagi, pengunjung yang tidak mengenakan masker tidak diperbolehkan masuk pasar. Libur panjang kali ini nyatanya mampu menjadi angin segar, memperbaiki pendapatan para pedagang fesyen di kawasan wisata Malioboro.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- KAI Prediksi Puncak Arus Balik Kereta Api Mulai Terjadi Minggu Ini
- Komisaris Tinjau Kesiapan PLN di Masjid Raya Baiturrahman Semarang
- Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU
Advertisement
Aturan Baru 2027, Pemkab Bantul Mulai Pangkas Belanja Pegawai
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Konsumsi Pertamax Melonjak 33,9 Persen Selama Periode Lebaran 2026
- BI Prediksi Ekonomi DIY Triwulan I 2026 Melaju Berkat Efek Lebaran
- Harga Cabai Rawit Merah Melonjak, Ayam dan Beras Ikut Naik
- Isu Dirut Bulog Jadi Kabais TNI Ternyata Tidak Benar
- Lonjakan Harga BBM Picu Gangguan Pasokan di SPBU Inggris
- BI DIY Salurkan Rp4,71 Triliun Uang Kartal Selama Ramadan 2026
- Mobil Listrik China Kuasai Pasar Indonesia, Penjualan Naik 135 Persen
Advertisement
Advertisement







