Utang AP I Rp28 Triliun Bisa Memburuk Kalau...

Utang AP I Rp28 Triliun Bisa Memburuk Kalau...Sejumlah pekerja sedang merampungkan pengerjaan Bandara New Yogyakarta International Airport di Kulon Progo, DIY, Rabu (24/4/2019). - Bisnis/Sri Mas Sari
09 Desember 2021 10:37 WIB Anitana Widya Puspa Ekbis Share :

Harianjogja.com, JAKARTA–Utang PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I sebesar Rp28 triliun berpotensi memburuk apabila tak segera menempuh langkah restrukturisasi.

Direktur Utama AP I, Faik Fahmi menjelaskan utang perseroan senilai Rp28 triliun berasal dari kreditur dan investor perusahaan. Dia pun menegaskan utang tersebut bukan disebabkan oleh masalah yang bersifat struktural tetapi karena dengan utang dan kinerja yang belum pulih akibat pandemi berpotensi menyebabkan kondisi keuangan kian memburuk.

Oleh karena itu, operator bandara pelat merah tersebut ingin mengambil langkah restrukturisasi.

“Potensi [utang] untuk meningkat lebih buruk lagi, bila tidak dilakukan upaya penyehatan dan restrukturisasi," ujar Faik dalam konferensi pers, Rabu (8/12/2021).

Baca juga: Tertutup Material Merapi, Mata Air Bebeng Glagaharjo Masih Dicari

AP I pun tengah menyiapkan program restrukturisasi operasional dan finansial perusahaan yang diharapkan rampung pada Januari 2022 mendatang sehingga perusahaan dapat bangkit dalam beberapa waktu ke depan.

Adapun langkah pemulihan yang dilakukan adalah upaya asset recycling, intensifikasi penagihan piutang, pengajuan restitusi pajak, efisiensi operasional seperti layanan bandara berbasis trafik, simplifikasi organisasi, penundaan program investasi serta mendorong anak usaha untuk mencari sumber-sumber pendapatan baru atau transformasi bisnis.

"Memang, ada utang kepada kreditur dan investor. Sampai November 2021 itu sebesar Rp28 triliun. Jadi, bukan Rp35 triliun, tetapi Rp 28 triliun," katanya.

Sumber : bisnis.com