Advertisement

Jawa Tengah Jadi Sasaran Doku Terapkan Digitalisasi Pembayaran untuk Percepatan Bisnis UMKM

Galih Eko Kurniawan
Kamis, 21 April 2022 - 19:17 WIB
Galih Eko Kurniawan
Jawa Tengah Jadi Sasaran Doku Terapkan Digitalisasi Pembayaran untuk Percepatan Bisnis UMKM Doku hadir sebagai sarana pembayaran digital di agenda Lebaran Gembira 2 di Sarkara Hall de Tjolomadoe, Solo. - Harian Jogja - Ist

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Perusahaan teknologi pembayaran, Doku, menyasar Jawa Tengah, terutama Kota Solo, sebagai perluasan jangkauan pembayaran digital untuk percepatan bisnis usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Doku melihat sebagai salah satu kota strategis penggerak roda perekonomian di Jawa Tengah, Solo menawarkan segudang potensi, nilai sejarah serta kearifan lokal yang memacu pelaku usaha mikro kecil menengah untuk terus menghasilkan karya-karya berciri khas Indonesia.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Kali ini Doku akan menerapkan pendigitalan pembayaran di sebuah Bazaar Thrift kekinian pertama di Solo. Bersama komunitas Sesi Tuku, Doku akan menghadirkan pengalaman berbelanja nontunai menggunakan metode scan QRIS bagi kaum milenial, penyuka busana serta masyarakat.

Bazaar bertema Lebaran Gembira #2 ini akan berlangsung pada 21 - 24 April 2022 di Sarkara Hall de Tjolomadoe, mulai pukul 10.00 WIB sampai dengan 21.00 WIB.

“Konsep thrift market makin populer di kalangan milenial dan penyuka busana. Ini momentum yang tepat bagi kami untuk menunjukkan manfaat dari digitalisasi pembayaran secara langsung bagi pelaku UMKM yang berpartisipasi,” tutur AVP of Merchant Acquisition Doku, Herunata Joseph, dalam rilis kepada Harian Jogja, Kamis (21/4/2022).

Tidak hanya segmen UMKM, Doku juga terus memperluas portfolio bisnisnya di berbagai daerah di Indonesia. Khusus di Jawa Tengah, saat ini layanan Dokutelah digunakan oleh berbagai bisnis, mulai dari tempat wisata, rumah sakit, sampai dengan transportasi.

Pendiri Sesi Tuku, Graceaa Yonkarowi Gladena, menuturkan Sesi Tuku menjadi sebuah wadah berbentuk pasar jualan yang dibuat dan digagas karena terinspirasi oleh sebuah keresahan yang timbul akibat kurangnya tempat berbelanja dan tempat berbisnis secara onsite.

Hal itu terutama di bidang fashion, aksesoris, atau perlengkapan lain yang sifatnya second-hand, preloved tetapi masih layak untuk diperjualbelikan dan dipergunakan kembali oleh para pembelinya.

Sesi Tuku kali ini mengusung tema Lebaran Gembira #2, menghadirkan sebuah pengalaman di dalam menyambut kegembiraan hari raya Lebaran, meyakinkan masyarakat jika lebaran tidak melulu harus memakai baju baru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Padat Karya Bantul Berdayakan Warga Miskin di 70 Kalurahan

Bantul
| Kamis, 09 Februari 2023, 01:27 WIB

Advertisement

alt

Meski Ada Gempa, Minat Masyarakat ke Turki Tak Surut

Wisata
| Selasa, 07 Februari 2023, 22:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement