Advertisement
Peningkatan Jumlah Pembeli di Tokopedia Ada di Pundong, Dlingo, Hingga Pleret
Vice Chairman and Co-Founder Tokopedia, Leontinus Alpha Edison (kanan) bersama tim Tokopedia, saat berkunjung di kantor Harian Jogja, Selasa (14/6/2022). - Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Tokopedia terus mendorong usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Tokopedia Hyperlocal menjangkau seluruh masyarakat di berbagai daerah termasuk di DIY.
Vice Chairman and Co-Founder Tokopedia Leontinus Alpha Edison mengatakan tren dunia digital, termasuk ecommerce, saat ini mengalami peningkatan. Tokopedia yang menjadi salah satu ecommerce terbesar di Indonesia pun mencoba turut ambil bagian dalam ekosistem digital ini, untuk menggerakan dan mendukung pemerataan ekonomi.
Advertisement
BACA JUGA: Hore! Jokowi Putuskan Harga Tiket Candi Borobudur Batal Naik, Kuota Dibatasi
Melalui Tokopedia Hyperlocal, Tokopedia fokus untuk mendukung para pegiat bisnis lokal di berbagai daerah di Indonesia agar memiliki kesempatan yang sama dalam mengembangkan usaha serta meningkatkan daya saing bisnis melalui teknologi. Tokopedia mendorong UMKM untuk dapat adaptif dengan teknologi digital saat ini.
Head of External Communications Tokopedia Ekhel Chandra Wijaya menambahkan salah satu inisiatif hyperlocal mengusung teknologi geo-tagging untuk mendekatkan UMKM di seluruh penjuru Indonesia dengan pembeli setempat agar memiliki kesempatan yang sama untuk bertumbuh, misalnya lewat kampanye Kumpulan Toko Pilihan (KTP).
Selain itu, Tokopedia juga mengadakan Kelas Maju Digital (KMD) yang dilaksanakan di beberapa daerah di Indonesia. “Kami memenuhi ekspektasi yang ada juga, dengan pengiriman yang lebih cepat, seperti same day,” ujar Ekhel.
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Regional) Tokopedia, Rizky Juanita Azuz mengatakan di DIY Tokopedia berkolaborasi dengan Pemda DIY mendorong kegiatan transaksi secara digital. Selain mendukung digitalisasi UMKM, Tokopedia menyediakan pelayanan membayar pajak daerah dan retribusi.
BACA JUGA: Indahnya! Warga Jogja Tangkap Fenomena Bulan Bercincin
Ia memaparkan sejumlah data pertumbuhan transaksi di DIY pada kuartal I 2022. Peningkatan transaksi paling tinggi di Depok, diikuti Ngaglik, Mlati, Umbulharjo, Banguntapan. Sementara itu peningkatan jumlah pembeli paling tinggi di Kabupaten Bantul dan Sleman, yakni di Dlingo, Jetis, Minggir, Pleret, Pundong. Kemudian jumlah penjual paling tinggi di DIY, ada di Jetis, diikuti Dlingo, Minggir, Seyegan, Turi. Transaksi yang ada tidak hanya berpusat di wilayah Kota Jogja.
“Kategori produk terlaris di DIY sepanjang kuartal I 2022, yaitu di kesehatan, kemudian handphone dan tablet, lalu makanan dan minuman, lalu elektronik, dan keperluan rumah tangga,” ucap Rizky.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- KAI Prediksi Puncak Arus Balik Kereta Api Mulai Terjadi Minggu Ini
- Komisaris Tinjau Kesiapan PLN di Masjid Raya Baiturrahman Semarang
- Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU
Advertisement
Jadwal KRL Jogja-Solo Hari Ini, Minggu 29 Maret 2026: Tarif Rp8.000
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Harga Emas Antam Sabtu 28 Maret 2026 Melonjak, Ini Daftar Gramasinya
- BI Prediksi Ekonomi DIY Triwulan I 2026 Melaju Berkat Efek Lebaran
- Perputaran Uang Lebaran di Jogja Diperkirakan Tembus Puluhan Triliun
- Harga Cabai Rawit Merah Melonjak, Ayam dan Beras Ikut Naik
- Isu Dirut Bulog Jadi Kabais TNI Ternyata Tidak Benar
- BEI Yogyakarta: IHSG Bergejolak, Investor Lokal Justru Bertambah
- Lonjakan Harga BBM Picu Gangguan Pasokan di SPBU Inggris
Advertisement
Advertisement







