Pemerintah Didorong Lakukan 2 Jurus Jitu Hadapi El Nino
Pemerintah bisa mempermudah akses petani memperoleh BBM khususnya solar dan menjaga harga gabah atau padi tetap menguntungkan petani
Pedagang menata barang dagangannya di Pasar Senen, Jakarta, Senin (4/5/2020). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Harianjogja.com, JAKARTA – Sejumlah komoditas harga bahan pokok masih menunjukkan kenaikan. Berdasarkan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional pada Senin (27/6/2022) semua komoditas cabai masih mengalami kenaikan harga di pasar-pasar tradisional se-Indonesia.
Misalnya cabai merah keriting Rp78.150 per kilogram (kg) naik 3,24% dibandingkan pekan lalu. Cabai rawit merah Rp94.750 per kg naik 1,28% dibanding pekan lalu, dan cabai rawit hijau Rp68.250 per kg. Sebaliknya, bawang putih turun 0,68% jadi Rp29.250 per kg dan bawang merah Rp58.700 per kg, naik 0,95%.
BACA JUGA: Luar Biasa! Selama 2 Tahun Pandemi, Pemilik Tabungan Rp5 Miliar Justru Meningkat
Lalu telur ayam ras Rp29.150, turun 0,34%. Kemudian daging ayam ras Rp36.900 per kg. Adapun minyak goreng curah Rp17.700 per kg, turun 0,84% dibandingkan kemarin. Lalu, minyak goreng kemasan merek 1 Rp26.100 per kg dan merk 2 Rp24.900.
Sementara itu, berdasar Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok Kementerian Perdagangan harga beras masih stabil, yaitu untuk beras premium Rp12.500 per kg dan beras medium Rp10.400 per kg.
Begitu pun dengan gula pasir Rp14.600 per kg, terigu Rp11.700, dan kedelai impor Rp14.100 per kg.
Sebelumnya, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan memprediksi komoditas cabai dan bawang merah akan mengalami penurunan harga mulai Juli.
"Cabai dan bawang merah sebentar lagi ritmenya nanti sekitar Juli, Agustus [2022] itu turun [harga]," kata Oke di Pasar Jaya Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (25/6/2022).
Meski begitu, Oke tidak merinci faktor yang mempengaruhi penurunan harga dua komoditas tersebut. Ia bilang, faktor cuaca menjadi penyebab utama kenaikan bawang merah dan cabai.
"Iya gangguan cuaca, masa sekarang petani lagi terganggu panennya, terpaksa harus jual tinggi," kata Oke.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Pemerintah bisa mempermudah akses petani memperoleh BBM khususnya solar dan menjaga harga gabah atau padi tetap menguntungkan petani
Disdag Kota Jogja menemukan Minyakita dijual Rp21.000 per liter di Pasar Giwangan sebelum pedagang mendapat pembinaan.
Oman dan Iran membahas kebebasan navigasi Selat Hormuz di tengah negosiasi Iran-AS dan potensi pelonggaran sanksi minyak.
Pasangan pengantin di Bekasi rugi Rp85,5 juta usai diduga menjadi korban penipuan wedding organizer yang kabur jelang resepsi pernikahan.
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semoga aktivitas Anda hari ini berjalan lancar dan penuh energi positif. Dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat
Antrean penyeberangan saat libur Iduladha 2026 diprediksi naik hingga 20%, terutama di lintasan Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk.