Advertisement

Tambah Pedas saja, Harga Cabai Rawit Tembus Rp94.750/Kg

Indra Gunawan
Senin, 27 Juni 2022 - 17:27 WIB
Arief Junianto
Tambah Pedas saja, Harga Cabai Rawit Tembus Rp94.750/Kg Pedagang menata barang dagangannya di Pasar Senen, Jakarta, Senin (4/5/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA – Sejumlah komoditas harga bahan pokok masih menunjukkan kenaikan. Berdasarkan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional pada Senin (27/6/2022) semua komoditas cabai masih mengalami kenaikan harga di pasar-pasar tradisional se-Indonesia.

Misalnya cabai merah keriting Rp78.150 per kilogram (kg) naik 3,24% dibandingkan pekan lalu. Cabai rawit merah Rp94.750 per kg naik 1,28% dibanding pekan lalu, dan cabai rawit hijau Rp68.250 per kg. Sebaliknya, bawang putih turun 0,68% jadi Rp29.250 per kg dan bawang merah Rp58.700 per kg, naik 0,95%.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

BACA JUGA: Luar Biasa! Selama 2 Tahun Pandemi, Pemilik Tabungan Rp5 Miliar Justru Meningkat

Lalu telur ayam ras Rp29.150, turun 0,34%. Kemudian daging ayam ras Rp36.900 per kg. Adapun minyak goreng curah Rp17.700 per kg, turun 0,84% dibandingkan kemarin. Lalu, minyak goreng kemasan merek 1 Rp26.100 per kg dan merk 2 Rp24.900.

Sementara itu, berdasar Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok Kementerian Perdagangan harga beras masih stabil, yaitu untuk beras premium Rp12.500 per kg dan beras medium Rp10.400 per kg.

Begitu pun dengan gula pasir Rp14.600 per kg, terigu Rp11.700, dan kedelai impor Rp14.100 per kg.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan memprediksi komoditas cabai dan bawang merah akan mengalami penurunan harga mulai Juli.

"Cabai dan bawang merah sebentar lagi ritmenya nanti sekitar Juli, Agustus [2022] itu turun [harga]," kata Oke di Pasar Jaya Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (25/6/2022).

Advertisement

Meski begitu, Oke tidak merinci faktor yang mempengaruhi penurunan harga dua komoditas tersebut. Ia bilang, faktor cuaca menjadi penyebab utama kenaikan bawang merah dan cabai.

"Iya gangguan cuaca, masa sekarang petani lagi terganggu panennya, terpaksa harus jual tinggi," kata Oke.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

DPRD Kulonprogo Godok Raperda Toleransi Bermasyarakat

Kulonprogo
| Selasa, 06 Desember 2022, 05:27 WIB

Advertisement

alt

Jangan Sampai Salah, Hotel 26 Lantai di China Ini Khusus untuk Babi

Wisata
| Minggu, 04 Desember 2022, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement