Advertisement
Pembeli Wajib Tunjukkan KTP Saat Uji Coba Pembatasan Beli LPG 3 Kg
Pekerja menyusun tabung Liquified Petroleum Gas (LPG) di Jakarta, Senin (20/6/2022). Bisnis - Fanny Kusumawardhani
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—PT Pertamina Patra Niaga menyatakan bahwa pembatasan pembelian gas LPG 3 kilogram (kg) masih dalam tahap uji coba.
Uji coba tersebut meliputi pencocokan data yang terhimpun dalam data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) pembeli. Maka, kelak ketika hendak membeli LPG 3 Kg ini, masyarakat diharuskan menunjukkan kartu identitas berupa KTP.
Advertisement
“Uji cobanya itu, cocokin data [pencocokan data KTP], kita jadi data P3KE, jadi mereka yang ada di dalam data itu cukup tempelkan QR code itu, ya langsung bisa dapat [membeli] LPG, mirip banget sama yang BBM tapi ini masih uji coba,” ungkap Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution usai konferensi pers pembukaan Posko Nasional Nataru Sektor ESDM, Senin (19/12/2022).
Meskipun demikian, Alfian menyebut bahwa pemerintah belum mempunyai mekanisme penyaluran subsidi LPG melon tersebut.
Baca juga: DPRD Kulonprogo Bersiap Genjot Kinerja di 2023
“Masih belum ada [mekanismenya], jadi Pertamina masih uji coba lah ya, uji coba mirip sama subsidi BBM yang subsidi tepat itu,” kata Alfian.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting menambahkan, uji coba pencocokan data P3KE ini sudah digelar di berbagai wilayah, meliputi Tangerang, Semarang, Batam, Mataram, dan lainnya. Meskipun demikian, Irto menyebut pembelian LPG 3 kg oleh masyarakat tidak mengalami perubahan, selain dengan menunjukkan KTP untuk pencocokan data.
“Pembeli cukup menunjukkan KTP-nya kita akan lihat cocokan datanya, kalau masuk di sesuai dengan P3KE itu data, ya beli, silakan, nggak ada masalah, kalau nggak ada, kita akan update [data] gitu,” tutur Irto.
Dari hasil uji coba yang digelar di lima kabupaten/kota tersebut, Irto mengungkap, sebanyak 95 persen masyarakat membeli LPG 3 kg ini sebanyak 1 hingga 4 kali dalam kurun waktu sebulan. Pendataan ini digelar di agen-agen dan pangkalan resmi yang menjual LPG 3 kg.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- KAI Prediksi Puncak Arus Balik Kereta Api Mulai Terjadi Minggu Ini
- Komisaris Tinjau Kesiapan PLN di Masjid Raya Baiturrahman Semarang
- Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU
Advertisement
Layanan Satpas SIM DIY Kembali Beroperasi Pascalibur Lebaran 2026
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Rencana WFH Seminggu Sekali Dinilai Belum Efektif Hemat BBM
- Update Harga Emas Hari Ini, Antam Naik, UBS dan Galeri24 Turun
- BI DIY: Inflasi Maret Berpotensi Naik Dipicu Permintaan Jelang Lebaran
- Jalur Selat Hormuz Terganggu, Produksi Minyak Kuwait Anjlok Drastis
- MBG Disorot Akademisi UGM, Muncul Usulan Pangkas Jumlah Penerima
- Krisis Energi, Purbaya: APBN Belum Diubah, Masih Aman
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
Advertisement
Advertisement







