Advertisement

E-Commerce Dominasi Aduan Konsumen Selama 2022

Newswire
Rabu, 11 Januari 2023 - 18:47 WIB
Arief Junianto
E-Commerce Dominasi Aduan Konsumen Selama 2022 Ilustrasi belanja online - Bisnis.com

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA — Pengaduan konsumen yang masuk ke Kementerian Perdagangan (Kemendag) pada 2022 didominasi oleh aduan terkait dengan transaksi perdagangan elektronik atau niaga-el (e-commerce). 

Kemendag menyebut pengaduan konsumen terkait transaksi sistem perdagangan elektronik (e-commerce masih mendominasi yaitu 6.911 layanan atau 93% dari total jumlah layanan konsumen yang masuk selama 2022.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

“Sepanjang 2022 Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga [PKTN] melayani 7.464 laporan konsumen yang meliputi 5.042 laporan pengaduan konsumen, 1.899 laporan berupa pertanyaan, dan 523 laporan berupa informasi. Sebanyak 99 persen laporan pengaduan berhasil selesai," kata Dirjen PKTN Kemendag, Veri Anggrijono, Rabu (11/1/2023).

Pengaduan transaksi melalui niaga-el meliputi permasalahan pengembalian dana (refund), pembelian barang yang tidak sesuai dengan perjanjian atau rusak, barang tidak diterima konsumen, dan pembatalan sepihak pelaku usaha.

Pengaduan tersebut juga termasuk waktu kedatangan barang yang tidak sesuai dengan yang dijanjikan, penipuan, serta penggunaan aplikasi platform/media sosial yang tidak berfungsi.

BACA JUGA: Hanya 34,1 Persen Pedagang Berjualan di E-Commerce

Pengaduan konsumen terbesar lainnya, lanjut dia, adalah sektor transportasi dan sektor jasa keuangan. Pada sektor jasa transportasi, pengaduan tentang pembelian secara daring tiket pesawat dan kereta api cukup mendominasi.

Sementara pada sektor jasa keuangan, pengaduan konsumen lebih banyak terkait dengan teknologi finansial atau tekfin (perbankan digital dan pembiayaan), phising (pencurian data pribadi dan informasi), dan asuransi.

Ditegaskan Veri, pengaduan konsumen yang diterima Kemendag berasal dari berbagai kanal meliputi sembilan sektor dan dua instrumen pendukung yaitu jasa logistik dan niaga-el.

Dalam penyelesaian pengaduan konsumen, Kemendag berkoordinasi dengan kementerian/lembaga terkait, 34 pemerintah provinsi yang menangani perlindungan konsumen, Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK), dan kepolisian.

Veri menambahkan penyelesaian pengaduan konsumen akan terus ditingkatkan sebagai wujud kehadiran pemerintah dalam melindungi konsumen, menciptakan konsumen berdaya, dan pelaku usaha yang tertib.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Dua SD Negeri di Bantul Ini Segera Diperbaiki

Bantul
| Kamis, 09 Februari 2023, 12:37 WIB

Advertisement

alt

Buyer Terkesan saat Membuat Ecoprint & Jalan-jalan ke Tamansari

Wisata
| Kamis, 09 Februari 2023, 06:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement