Advertisement
Ini Rincian Potongan Biaya QRIS bagi Merchant, untuk UMKM 0%
Ilustrasi penggunaan QRIS. - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan DIY menjelaskan besaran Merchant Discount Rate (MDR) bagi penjual atau merchant pengguna QR Code Indonesian Standard (QRIS) berbeda-beda.
Perlu diketahui, MDR merupakan tarif yang wajib dibayarkan merchant pada bank sebagai biaya transaksi dalam penggunaan mesin Electronic Data Capture (EDC) maupun layanan QRIS.
Advertisement
Kepala BI DIY, Budiharto Setyawan menjelaskan bagi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) MDR-nya 0%; untuk pengisian bahan bakar minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) adalah sebesar 0,4%; untuk yayasan/sosial/keagamaan 0%; sektor pendidikan sebesar 0,6%; penerimaan pemerintah 0%; dan merchant lainnya sebesar 0,7%. "Tarif MDR bagi seller/merchant pengguna QRIS berbeda-beda, sesuai dengan kategori merchant," ucapnya, Minggu (4/6/2023).
Sementara terkait dengan MDR bagi pelaku UMKM 0% sampai Juni 2023, Budi belum bisa memastikan apakah selepas itu ada ketentuan baru atau akan diperpanjang. "Belum tahu, apakah sebagaimana merchant lainnya, atau diperpanjang," kata dia.
BACA JUGA: QRIS Palsu di Kotak Amal Terbongkar Usai Pengurus Masjid Curiga
Namun yang pasti, kata dia, tarif MDR tersebut berlaku bagi semua perusahaan. Baik bank dan juga nonbank.
Regional CEO BRI Yogyakarta, John Sarjono menyampaikan transaksi nontunai seperti QRIS menjadi salah satu yang didorong oleh Bank BRI. Dalam rangka penguatan transaksi secara digital. "Kami di wilayah, terus berupaya mengembangkan. Saat ini kami punya lebih dari 300.000 merchant QRIS yang sudah kami operasionalkan. Tetapi belum semua masyarakat familiar untuk bertransaksi menggunakan QRIS," ujar dia.
Melalui transaksi nontunai, menurutnya merchant akan lebih mudah di dalam mengatur keuangan. Sebab uang hasil berjualan langsung masuk ke rekening. Edukasi tentang manfaat transaksi nontunai akan terus didorong. "Kami enggak akan tinggal diam, ini bagian dari fungsi bank mengajari masyarakat transaksi dengan QRIS, aman, mudah, tidak harus menyediakan uang tunai."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Sleman Perkirakan Dana Desa 2026 Hanya Rp350 Juta per Kalurahan
Advertisement
Destinasi Favorit Terbaru di Sleman, Tebing Breksi Geser HeHa Forest
Advertisement
Berita Populer
- Penerimaan Pajak 2025 Capai Rp1.917 Triliun, Shortfall Rp271 T
- Kunjungan Wisman via YIA November 2025 Turun Secara Bulanan
- Bahlil Wajibkan Etanol di BBM Mulai 2027
- Indef: MBG Dorong PDB Nasional hingga 0,17 Persen pada 2040
- Ekspor Toyota ke Venezuela Tetap Normal di Tengah Gejolak
- Harga Emas Hari Ini Menguat Tipis, Pasar Tunggu Data AS
- China Larang Ekspor Dwiguna ke Jepang, Fokus Sektor Militer
Advertisement
Advertisement



