Advertisement
Bulog DIY Klaim Serap Beras Petani hingga 81 Persen di Semester I 2023
Ilustrasi beras impor - ist - Bisnis Indonesia
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Kantor Wilayah (Kanwil) DIY mencatat sampai dengan semester I 2023 telah menyerap 81% beras petani atau setara dengan 40.720 ton beras.
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Yogyakarta, Ali Ahmad Najih A. mengatakan serapan ini terbagi di seluruh wilayah kerja Perum Bulog Kanwil Yogyakarta. Meliputi DIY, Kedu, dan Banyumas.
Advertisement
"Total serapan beras Semester I yaitu 81% atau setara 40.720 ton beras," ucapnya, Sabtu (8/7/2023).
BACA JUGA : Bulog Pastikan Stok Beras DIY Aman hingga 2 Bulan Ke Depan
Dia menjelaskan stok beras saat ini cukup untuk enam bulan ke depan. Kondisi stok ini masuk dalam kondisi aman. Sebab pengadaan beras juga masih terus berjalan. "[di sisi lain] Harga beras juga cenderung rendah," lanjutnya.
Perum Bulog bersiap dalam menghadapi potensi El Nino. Langkah yang dilakukan yakni dengan terus melakukan pengadaan dari petani lokal dan Gapoktan [gabungan kelompok tani] di seluruh wilayah kerja Perum Bulog Kanwil DIY. "Dalam rangka penugasan sebagai antisipasi potensi El-Nino," ujarnya.
Selain itu, lanjutnya, Bulog juga melakukan stabilisasi harga ditingkat konsumen dengan menggelontorkan beras melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Titik Terang Relokasi SDN Nglarang, Bangunan Baru Segera Dibangun
Advertisement
Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
Advertisement
Berita Populer
- Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stabil, Galeri24 dan UBS
- Harga Emas Antam Naik Rp29.000, Kini Rp2,63 Juta per Gram
- OJK Ingatkan Bijak Gunakan Pinjaman Daring Saat Ramadan
- Harga Cabai Rawit dan Bawang Merah Turun, Ini Data Bapanas
- Jumlah Wisatawan Mancanegara Naik Kereta Api Tembus 694 Ribu
- Pemerintah Targetkan Beras Satu Harga Nasional Mulai 2026
- Rupiah Melemah ke Rp16.855 Dipicu Tekanan Global dan Dolar AS
Advertisement
Advertisement



