Dugaan Beras Fortifikasi Tak Sesuai Label, Kerugian Capai Rp89 Triliun
Pemerintah mendorong penindakan dugaan pelanggaran beras fortifikasi. Temuan 25 merek disebut berpotensi merugikan konsumen hingga Rp89 triliun.
Pertumbuhan ekonomi ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik Badan Pusat Statistik (BPS), Moh Edy Mahmud mengatakan mudik turut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II/2023 sebesar 1,5%.
Hal itu berdasarkan analisis dampak keterkaitan dan pengganda atau Multiplier Input-Output Analysis yang dilakukan BPS. “Bahwa BPS pernah mengkaji dalam menghitung dampak mudik Lebaran menggunakan namanya analisis multiplier input-output ini, dampaknya itu terhadap pertumbuhan ekonomi sekitar 1,5 persen,” kata Edy, Senin (7/8/2023).
Adapun BPS hari ini, Senin, mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II/2023 berada pada level 5,17% secara tahunan (yoy). Sedangkan, secara kuartalan (qtq) mengalami kenaikan sebesar 3,86% apabila dibandingkan dengan kuartal I/2023.
Edy mengatakan, periode libur Lebaran menjadi salah satu faktor yang sangat berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Hal itu tercermin dari sektor transportasi yang tumbuh solid di level 15,28% seiring peningkatan mobilitas masyarakat pascapandemi Covid-19.
Pertumbuhan tersebut didukung oleh angkutan udara yang tumbuh 32,88% seiring peningkatan kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara, angkutan laut yang tumbuh 18,26% didorong oleh peningkatan jumlah penumpang dan barang, serta angkutan rel yang tumbuh 19,40% sejalan dengan peningkatan mobilitas setelah penghapusan PPKM di akhir 2022 dan momen liburan.
“Ini didorong oleh peningkatan jumlah penumpang dan barang sejalan dengan peningkatan mobilitas setelah penghapusan PPKM di akhir tahun 2022 dan momen liburan. Banyak sekali momen liburan di tahun ini di triwulan II terutama pas libur lebaran dan sekolah,” ujar Edy.
BACA JUGA: Kuartal II, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Melaju
Selain itu, konsumsi rumah tangga juga menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2023 dengan nilai kontribusi 2,77.
Edy menjelaskan, dari segi Produk Domestik Bruto (PDB), sektor konsumsi rumah tangga terus tumbuh positif mencapai 5,23 persen (yoy) jika dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan itu didorong oleh perayaan hari besar keagamaan seperti Ramadhan, Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha, kemudian juga dipengaruhi oleh pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) dan Gaji ke-13.
Kelompok konsumsi rumah tangga yang juga tumbuh tinggi antara lain Transportasi dan Komunikasi, Pakaian, Alas Kaki dan Jasa Perawatannya, serta restoran dan hotel. “Dorongan konsumsi rumah tangga tercermin dari peningkatan mobilitas masyarakat selama periode libur hari besar keagamaan dan libur sekolah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Pemerintah mendorong penindakan dugaan pelanggaran beras fortifikasi. Temuan 25 merek disebut berpotensi merugikan konsumen hingga Rp89 triliun.
Nama di KTP salah ketik tidak selalu harus diperbaiki lewat pengadilan. Simak syarat, dokumen pembanding, dan cara mengurusnya di Dukcapil.
Samsung Display dikabarkan mendapat kontrak eksklusif tiga tahun untuk memasok panel OLED iPhone Duo dan generasi iPhone lipat Apple.
Pemerintah menemukan 25 dari 27 merek beras fortifikasi diduga tak sesuai kadar klaim. Simak cara mengenali dan memastikan beras fortifikasi.
Persib menghadapi FC Seoul pada laga pembuka Grup E ACL Two 2026/2027. Sandy Walsh dan Gakuto Notsuda absen, sementara Igor Tolic masih memantau kondisi pemain.
Pemerintah integrasikan CKG dan penanganan TBC. Kota Magelang jadi percontohan layanan rujukan. Simak penjelasan Wamenkes dan Wali Kota Magelang.