Pemda DIY Dorong Korporatisasi untuk Pengembangan UMKM

Anisatul Umah
Anisatul Umah Jum'at, 08 September 2023 16:27 WIB
Pemda DIY Dorong Korporatisasi untuk Pengembangan UMKM

UMKM - Ilustrasi/Freepik

Harianjogja.com, JOGJAPemerintah Daerah (Pemda) DIY terus mendorong kemajuan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) salah satunya melalui korporatisasi. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah DIY, Beny Suharsono. Melalui korporatisasi UMKM bisa lebih siap dalam menghadapi persaingan.

"UMKM dulu dipandang usaha kecil menengah dan mungkin mikro tetapi sekarang akan didorong sampai UMKM bisa ekspor," ucapnya, Jumat (8/9/2023).

Menurutnya, untuk mengembangkan unit usaha menjadi semakin luas, harus ada pemodelan-pemodelan usaha yang dilakukan. Sehingga tidak lagi terbersit UMKM itu pemodal kecil, tapi bisa juga memiliki modal yang sangat kuat.

"Melakukan korporatisasi pengembangan usaha, kalau pengembangan usaha yang begitu luas kan harus ada pemodelan-pemodelan yang harus dilakukan."

BACA JUGA: Jembatan Glagah Gelap dan Rawan Kecelakaan, Dishub Minta Penambahan Lampu

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti menyampaikan korporatisasi UMKM yakni menghimpun UMKM menjadi kelompok. Sebab mereka punya daya tawar yang bagus. Jika jalannya sendiri-sendiri maka nilainya tidak akan besar, sehingga didorong untuk korporatisasi.

"Juga kalau ada pesanan dari global, mau gak mau untuk memenuhi, karena pesanan global itu gak hanya 100 atau 200 saja, tapi ribuan. Tiba-tiba ada pesanan, saat ada pembeli UMKM ini gak bisa ini jadi masalah," ucapnya.

Oleh karena itu berangkat dari keterbatasan kapasitas ini di doronglah korporatisasi. Sehingga menjadi satu kekuatan dengan kualitas yang lebih baik.

"Bagaimana kita dorong korporatisasi, menjadi satu kekuatan dengan kualitas yang lebih baik. Berikutnya kita lakukan digitalisasi UMKM," katanya.

Sebelumnya, Kepala Kantor Perwakilan BI DIY, Ibrahim menyampaikan dalam mendukung upaya pengembangan UMKM, BI merumuskan kebijakan pengembangan UMKM melalui tiga pilar kebijakan. Di antaranya penguatan korporatisasi, peningkatan kapasitas, dan akses pembiayaan.

"Penguatan korporatisasi diharapkan mendorong terciptanya ekosistem usaha secara terintegrasi yang mendukung perbaikan produktivitas didukung dengan peningkatan kapasitas UMKM untuk memperbaiki kapabilitas UMKM, baik dari sisi SDM maupun pengembangan usaha."  

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online