Advertisement
Okupansi Hotel Periode Pemilu Drop, PHRI DIY Promo Diskon Tunjuk Jari Bercap Biru
Ilustrasi hotel. - Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY mencatat capaian okupansi hotel saat periode Pemilu, yakni 12-17 Februari 2024, okupansi hotel anjlok hingga mencapai 20%. Padahal, saat libur panjang Isra Mikraj dan Imlek 2024 pekan lalu, angka okupansi mencapai meski angka itu meleset 5% dari proyeksi awal 80%.
Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo mengatakan beberapa tamu yang sudah reservasi pada periode 12-17 Februari 2024, ada yang menggeser ke pekan depannya lagi sambil melihat situasi dan kondisi.
Advertisement
"Minggu depan saja belum ada kepastian, sebelum melihat situasi dan kondisinya. Tapi minggu ini sebelum Pilpres dan sesudah Pilpres mereka masih wait and see melihat, jadi reservasi saat ini baru bintang dan nonbintang maksimal 20%, kan anjloknya banyak banget satu minggu ini," tuturnya.
PHRI DIY berharap situasi dan kondisi Pemilu bisa berjalan lancar. Menurutnya ini merupakan kepentingan untuk Indonesia, bukan untuk satu golongan.
BACA JUGA: Pemilu Bikin Okupansi Drop, Pengusaha Hotel Berharap Tuah Imlek dan Lebaran
Hoaks yang beredar, kata Deddy, tidak hanya merugikan pelaku usaha namun juga masyarakat pada umumnya. "Kami dari pelaku usaha, PHRI berharap stabilitas politik dan keamanan, serta ekonomi di Indonesia terjaga. Supaya orang itu bisa bekerja dengan tenang," ucapnya.
Demi mendongkrak okupansi hotel saat periode Pilpres beberapa hotel memberikan diskon mulai dari 20%-30%. "Menunjukkan jari yang telah dicelupkan di tinta. Nah ada yang 20-30% [diskonnya]," paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kelelahan, Polisi Kapospam Tugu Jogja Meninggal Dunia Saat Bertugas
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Filipina Darurat Energi, Bergantung Batu Bara Indonesia
- Rencana WFH Seminggu Sekali Dinilai Belum Efektif Hemat BBM
- Update Harga Emas Hari Ini, Antam Naik, UBS dan Galeri24 Turun
- BI DIY: Inflasi Maret Berpotensi Naik Dipicu Permintaan Jelang Lebaran
- Jalur Selat Hormuz Terganggu, Produksi Minyak Kuwait Anjlok Drastis
- MBG Disorot Akademisi UGM, Muncul Usulan Pangkas Jumlah Penerima
- Krisis Energi, Purbaya: APBN Belum Diubah, Masih Aman
Advertisement
Advertisement






