Pajar Ariyana ke Final Asian Games 2026, Hadapi Kanoa Igarashi
I Made Pajar Ariyana lolos final shortboard putra Asian Games 2026 setelah mengalahkan Jayuard Alciso dari Filipina.
Otoritas Jasa Keuangan-OJK/Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Agusman mencatat, pembiayaan kendaraan bermotor yang disalurkan oleh perusahaan pembiayaan (multifinance) per Februari 2025 tumbuh 7,34 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi sebesar Rp355,31 triliun.
Demikian disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas PVML Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Agusman dalam keterangannya, Jumat (18/4/2025).
“Berdasarkan tren penyaluran tersebut, pembiayaan kendaraan diperkirakan masih dapat bertumbuh positif pada tahun 2025 di tengah meningkatnya dinamika perekonomian global dan domestik,” kata Agusman.
Ia menyebutkan, faktor yang dapat mendukung pembiayaan kendaraan bermotor antara lain peningkatan demand atau permintaan kendaraan bermotor seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap transportasi pribadi.
Sementara itu, OJK juga mencatat pertumbuhan pembiayaan kendaraan bekas pada Februari 2025 naik sebesar 15,56 persen yoy menjadi sebesar Rp117,06 triliun.
Agusman memperkirakan, pembiayaan kendaraan bekas juga masih dapat tumbuh secara positif pada tahun 2025 di tengah dinamika perekonomian akhir-akhir ini.
BACA JUGA: OJK Sebut Puluhan Perusahaan Pinjol Punya Risiko Kredit Macet di Atas Lima Persen
Adapun pada kendaraan listrik, catat OJK, penyaluran pembiayaan kendaraan jenis ini per Februari 2025 meningkat 4,06 persen secara bulanan (month to month/mtm) menjadi Rp15,74 triliun (Januari 2025: Rp15,13 triliun).
Dengan melihat perkembangan tersebut serta dukungan pemerintah dalam membangun ekosistem kendaraan listrik, Agusman mengatakan bahwa pembiayaan kendaraan listrik ke depan masih memiliki potensi yang besar untuk terus ditingkatkan dan dapat berkontribusi dalam mendorong percepatan terbentuknya ekosistem green financing di Indonesia.
Secara industri, piutang pembiayaan perusahaan pembiayaan (multifinance) tumbuh 5,92 persen yoy pada Februari 2025 menjadi Rp507,02 triliun. Pertumbuhan industri pembiayaan ini berada dalam tren penurunan dalam beberapa bulan terakhir.
Pada November 2024, piutang pembiayaan tumbuh 7,27 persen yoy. Kinerja ini kemudian menurun pada Desember 2024 yang tumbuh 6,92 persen yoy dan Januari 2025 tumbuh 6,04 persen yoy.
Terkait hal ini, Agusman mengatakan bahwa perlambatan pertumbuhan industri pembiayaan antara lain dikarenakan adanya penurunan penjualan kendaraan di industri otomotif yang merupakan salah satu objek pembiayaan terbesar di industri pembiayaan.
Adapun piutang multifinance diproyeksikan tumbuh sebesar 8 persen hingga 10 persen pada tahun 2025. Menurut OJK, proyeksi tersebut akan ditinjau (review) secara berkala dengan mempertimbangkan kondisi perekonomian global dan domestik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
I Made Pajar Ariyana lolos final shortboard putra Asian Games 2026 setelah mengalahkan Jayuard Alciso dari Filipina.
IHSG ditutup turun 26,16 poin atau 0,43 persen ke 6.121,70 pada Selasa (29/9/2026), mengikuti pelemahan bursa Asia.
Pilur PAW 2026 digelar serentak di 66 kalurahan di tiga kabupaten DIY. Warga diingatkan menjaga ketertiban dan kerukunan.
Disdikpora Jogja meminta sekolah meningkatkan kewaspadaan influenza, pemantauan kesehatan, PHBS, dan deteksi dini untuk mencegah penularan.
Stasiun Lempuyangan ditata menjadi stasiun khusus penumpang. Aktivitas angkutan semen direncanakan pindah ke Stasiun Prambanan.
Bawaslu Bantul mendorong Pilur 2026 bebas politik uang dengan memperkuat gerakan Desa Anti Politik Uang di 30 kalurahan.