Advertisement
PT KAI Daop 6 Jogja Kenalkan Dunia Perkeretaapian pada Anak
Suasana saat digelarnya Schooliday oleh KAI Daop 6. - Istimewa - KAI Daop 6
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 menggelar program edukatif dan rekreatif bertajuk Schooliday. Program ini diselenggarakan dalam rangka memeriahkan musim libur sekolah.
Manager Humas KAI Daop 6, Feni Novida Saragih mengatakan kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk komitmen memperkenalkan dunia perkeretaapian kepada generasi muda serta memberikan pengalaman yang menyenangkan terkait dunia perkeretaapian.
Dia menjelaskan Schooliday memiliki serangkaian kegiatan menarik, seperti Kelas Inspirasi, Fun Field Trip KA BIAS dan KA Batara Kresna, Kids Activity di Stasiun Yogyakarta dan Lempuyangan, dan sapa pelanggan.
"Program ini merupakan bagian dari upaya kami dalam mendekatkan layanan transportasi publik berbasis rel kepada masyarakat, khususnya anak-anak," ucapnya dalam keterangan resminya dikutip, Selasa (17/6/2025).
BACA JUGA: Pemerintah Iran Siap Membantu Evakuasi WNI
Feni berharap anak-anak bisa lebih mengenal perkeretaapian Indonesia dan tertanam rasa cinta terhadap transportasi massal yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan.
Dia menjelaskan bahwa kegiatan pertama dari rangkaian Schooliday di Daop 6 telah digelar pada Senin (16/6), yaitu Fun Field Trip KA BIAS yang diikuti 109 peserta.
Selama kegiatan, kata dia, peserta diberikan edukasi pengenalan profesi di KAI seperti masinis, kondektur, PPKA, dan pramugara/pramugari. Peserta juga diajak untuk menikmati perjalanan KA BIAS pada relasi Stasiun Solo Balapan hingga Adi Soemarmo PP.
Advertisement
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Bus DAMRI Jogja-YIA Beroperasi, Cek Jadwal Lengkapnya di Sini
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Bea Cukai Yogyakarta Bidik Rp929,64 Miliar pada 2026
- BI Perketat Stabilisasi Rupiah di Tengah Tekanan Global
- Puluhan Ribu Pekerja Indonesia Kena PHK di 2025, Ini Penyebabnya
- OJK Catat 72 Persen Pedagang Aset Kripto Berizin Masih Merugi
- DJP DIY Libatkan 340 Mahasiswa Dampingi Pelaporan SPT 2026
- Update Harga Emas 22 Januari 2026: Antam, UBS, Galeri24 Melonjak
Advertisement
Advertisement



