Kursi Mudik Gratis Dari Jasa Raharja Ludes

Kursi Mudik Gratis Dari Jasa Raharja Ludes Bus mudik. - Solopos/Ardiansyah Indra Kumala
12 Mei 2018 07:30 WIB Rheisnayu Cyntara Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Kuota mudik gratis yang disiapkan oleh Jasa Raharja untuk libur Lebaran 2018 sudah ludes. Tahun ini total ada 200.000 kuota mudik gratis baik untuk moda transportasi bus maupun kereta api dengan tujuan ke kota-kota di Pulau Jawa. 

Humas Jasa Raharja DIY Aryo W Kusuma mengatakan seluruh kuota mudik gratis, baik bus maupun kereta api, sudah ludes. Ia menjelaskan pendaftaran kegiatan rutin tahunan mudik gratis ini dilakukan jauh-jauh hari. Pendaftaran mudik menggunakan kereta api dibuka pada 20 hingga 28 Maret lalu. Sedangkan untuk bus mulai pada 17 April hingga 8 Mei. Menurut Aryo, pendaftaran untuk bus ini sempat diperpanjang hingga Kamis (10/5/2018) untuk mengakomodasi jumlah pendaftar yang membeludak. Kini semua pendaftaran ditutup. 

"Pendaftaran semua dilakukan di Jakarta. Kami di daerah bertugas menyambut para pemudik yang datang ke daerah. Untuk bus, sempat diperpanjang dua hari pendaftarannya tetapi sekarang juga sudah habis semua," katanya kepada Harian Jogja, Jumat (11/5/2018). 

Animo masyarakat untuk mengikuti mudik gratis ini, menurut Aryo terus meningkat setiap tahunnya. Dapat dipastikan tak berapa lama setelah pendaftaran dibuka, kuota langsung terpenuhi. Pasalnya masyarakat sama sekali dibebani biaya untuk turut serta dalam kegiatan ini. Bahkan mereka juga diberi kaus dan konsumsi selama perjalanan. "Kami juga menjamin setiap peserta mudik gratis ini terjamin dengan asuransi Jasa Raharja. Karena kami lah yang membayarkan preminya ke pihak penyedia transportasi," imbuhnya. 

Aryo menuturkan kegiatan ini diadakan sebagai salah satu upaya Jasa Raharja untuk meminimalkan terjadinya kecelakaan. Apalagi saat arus mudik, begitu banyak konsentrasi kendaraan baik pribadi maupun umum di jalan raya. Sehingga potensi terjadinya kecelakaan juga meningkat. Dengan menyediakan moda transportasi untuk ratusan ribu pemudik, Aryo berharap jumlah pemudik yang kendaraan pribadi terutama kendaraan roda dua, berkurang. 

"Potensi kecelakaan pemudik kendaraan roda dua ini cukup tinggi. Dengan banyak yang ikut kegiatan ini, konsentrasi jumlah kendaraan di jalan raya pun bisa berkurang cukup banyak," katanya. 

Ia menambahkan untuk tujuan Jogja, bus berhenti di Terminal Giwangan Jogja dan Terminal Wonosari Gunungkidul