Gandeng MUI, AXA Perluas Literasi Asuransi Syariah

Gandeng MUI, AXA Perluas Literasi Asuransi Syariah Ilustrasi asuransi syariah. - JIBI
24 Oktober 2018 09:32 WIB Holy Kartika Nurwigati Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Sebagai upaya memperluas literasi keuangan di masyarakat, PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) menggelar seminar asuransi dan perencanaan keuangan untuk pada dai dan daiah. Menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI), edukasi keuangan syariah ini diharapkan mampu emperluas pemahaman literasi keuangan syariah.

Chief of Alternative Channel AXA Mandiri Nanang Wisnugroho mengatakan AXA Mandiri dan MUI berkomitmen untuk terus menjalankan program literasi keuangan untuk mewujudkan satu juta umat mandiri. Program yang berkesinambungan ini merupakan bentuk kontribusi dan tanggung jawab terhadap perkembangan ekonomi syariah di Indonesia.

"Kami berharap dengan kegiatan ini akan mendorong pemahaman masyarakat terhadap asuransi syariah, serta memberikan maslahat bagi umat dalam mendapatkan hidup yang lebihy baik," ujar Nanang seusai mengisi Seminar dan Lokakarya bertajuk Halaqah Dakwah Milenial dan Literasi Keuangan Syariah di Ruang Pertemuan DPD DIY, Senin (22/10).

Kegiatan literasi keuangan bersama MUI ini merupakan program di tahun ketiga. Nanang menjelaskan berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pada 2016 angka literasi asuransi syariah baru mencapai 2,5% dari 8% masyarakat yang sudah terliterasi keuangan syariah secara keseluruhan.

Nanang mengungkapkan literasi keuangan syariah di sektor perasuransian masih terbilang rendah. Hal itu menjadi tantangan dalam upaya peningkatan produk dan layanan keuangan di Indonesia, khususnya asuransi syariah.

"Kami melihat kerja sama dengan MUI sangat efektif. Karena seperti diketahui populasi muslim di Indonesia ini mencapai hampir 90 persen. Jadi dengan menggandeng MUI, kami meyakini ke depan akan semakin dapat memperluas literasi asuransi syariah ke seluruh lapisan masyarakat," jelas Nanang.

Ketua Dakwah dan Pengembangan Masyarakat MUI Cholil Nafis mengungkapkan ada kurang lebih 130 dai dan daiah yang mengikuti kegiatan tersebut. Menurut dia, kegiatan seminar untuk meningkatkan pemahaman literasi keuangan sangat penting.

Literasi keuangan tentang asuransi syariah merupakan salah satu hal penting untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya perencanaan keuangan yang baik. Pasalnya, berdasarkan data yang ada, 65% perceraian terjadi karena persoalan keuangan.

"Bukan karena mereka semata-mata kesulitan keuangan, tetapi sebagian besar karena manajemen keuangan. Selain itu, sebagian besar umat juga masih ragu dengan asuransi yang dianggap bertentangan dengan agama, ini juga menjadi upaya kami mengenalkan sembilan fatwa tentang bidang asuransi," jelas Cholil.