BMKG Ungkap Penyebab Cuaca Panas, Suhu Lampung Capai 38,2C, Jogja 35
BMKG mencatat suhu 38,2°C di Lampung. Di DIY, cuaca Jumat (16/10/2026) diprediksi cerah dengan suhu Sleman dan Jogja mencapai 35°C.
Foto ilustrasi. Karyawan melintas di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Harianjogja.com, JAKARTA— Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Ade Jona Prasetyo mengajak masyarakat, investor, dan pelaku usaha tidak kehilangan optimisme setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok pada perdagangan Jumat (16/10). Menurut dia, gejolak pasar saham dalam satu hari tidak bisa dijadikan satu-satunya tolok ukur untuk menilai prospek perekonomian nasional.
"IHSG boleh anjlok hari ini, tetapi bukan berarti ekonomi Indonesia tamat," kata Ade Jona dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.
Ade Jona menegaskan Indonesia masih memiliki fondasi ekonomi, potensi pasar, dan kekuatan sektor riil yang perlu dijaga serta dikembangkan. Karena itu, tekanan di pasar modal seharusnya disikapi dengan tenang, bukan menjadi alasan untuk mengabaikan peluang ekonomi yang masih tersedia.
"Kita tidak boleh kehilangan optimisme hanya karena gejolak pasar dalam satu hari. Indonesia memiliki potensi ekonomi yang besar, pengusaha yang tangguh, dan peluang investasi yang masih sangat luas. Yang dibutuhkan sekarang adalah ketenangan, kepercayaan, dan kerja bersama," ujar Ade Jona.
HIPMI Ingatkan Risiko Kepanikan Pasar
Menurut Ade Jona, pergerakan pasar modal merupakan bagian dari mekanisme perekonomian yang dipengaruhi berbagai faktor. Beberapa di antaranya adalah perkembangan ekonomi global, sentimen investor, dan kondisi pasar keuangan.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak dalam kepanikan berlebihan ketika menghadapi tekanan di pasar saham. Sebab, kepanikan tersebut berpotensi memperburuk sentimen pasar sekaligus mengganggu kepercayaan terhadap perekonomian nasional.
BPP HIPMI, lanjut Ade Jona, mendukung langkah pemerintah bersama otoritas keuangan untuk menjaga stabilitas pasar, memperkuat kepercayaan investor, serta memastikan aktivitas perekonomian tetap berjalan.
"Kami percaya pemerintah memiliki komitmen kuat untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional. Dalam situasi seperti ini, yang diperlukan bukan saling menyalahkan atau membangun ketakutan, melainkan memperkuat koordinasi, menghadirkan kebijakan yang tepat, dan memberikan kepastian kepada dunia usaha. HIPMI mendukung langkah-langkah pemerintah untuk menjaga kepercayaan pasar," kata dia.
Dukungan tersebut, menurut Ade Jona, diperlukan agar stabilitas ekonomi tetap terjaga di tengah dinamika pasar keuangan. Koordinasi dan kebijakan yang tepat dinilai penting untuk memberikan kepastian kepada dunia usaha serta mempertahankan kepercayaan pasar.
Ekonomi Indonesia Tak Hanya Bergantung pada IHSG
Ade Jona juga menyoroti pentingnya melihat perekonomian Indonesia secara lebih menyeluruh, bukan hanya berdasarkan pergerakan indeks saham. Aktivitas industri, perdagangan, konsumsi masyarakat, investasi produktif, hingga perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan bagian penting dari kekuatan ekonomi nasional.
Menurut dia, penguatan sektor riil perlu berjalan beriringan dengan upaya mendorong investasi dan memperluas kesempatan kerja. Ketiga hal tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia.
"Ekonomi Indonesia jauh lebih besar daripada angka yang bergerak di layar bursa. Ada jutaan pelaku UMKM, pekerja, industri, dan pengusaha yang setiap hari terus menggerakkan perekonomian. Inilah kekuatan yang harus kita jaga. Jangan sampai kepanikan sesaat membuat kita melupakan potensi besar bangsa sendiri," kata Ade Jona.
Pernyataan tersebut menegaskan pandangan Ketua Umum BPP HIPMI bahwa penilaian terhadap kondisi ekonomi nasional perlu mempertimbangkan aktivitas ekonomi yang berlangsung di luar pasar saham. Bagi Ade Jona, keberadaan pelaku UMKM, pekerja, industri, dan pengusaha menjadi bagian dari kekuatan yang perlu terus dipertahankan.
Di tengah anjloknya IHSG pada perdagangan Jumat (16/10), Ade Jona mengajak masyarakat, investor, dan pelaku usaha menjaga kepercayaan terhadap prospek ekonomi Indonesia. Ia juga menekankan pentingnya kerja bersama untuk memperkuat sektor riil, mendorong investasi, dan memperluas kesempatan kerja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BMKG mencatat suhu 38,2°C di Lampung. Di DIY, cuaca Jumat (16/10/2026) diprediksi cerah dengan suhu Sleman dan Jogja mencapai 35°C.
Karhutla memicu pembatalan dua penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta akibat kabut asap. Calon penumpang diminta mengecek jadwal terbaru.
Koops Habema TNI menemukan senjata Caracal dan 17 butir amunisi di gua Maybrat. Satu senjata K3 Daewoo masih dalam pencarian.
KPK menemukan Rp934 juta dalam tong biru di rumah adik Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo. Total uang yang disita mencapai Rp1,2 miliar.
IHSG anjlok pada Jumat (16/10), Ade Jona Prasetyo dari HIPMI mengajak masyarakat tidak panik dan tetap optimistis terhadap ekonomi Indonesia.
Sebanyak 2.400 peserta akan mengikuti K-24 Healthy Run 2026 di GIK UGM, Jogja, pada Minggu (25/10/2026), dengan kategori lari 5K dan 2,4K.