Advertisement
Bank BPD DIY Belum Sesuaikan Suku Bunga
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Terkait dengan kebijakan Bank Indonesia terbaru, Bank BPD DIY belum akan menyesuaikan suku bunga setelah BI 7-Day Reverse Repo Rate naik menjadi 4,5%.
Direktur Utama Bank BPD DIY Bambang Setiawan mengatakan penaikan BI 7-Day Reverse Repo Rate sebesar 25 basis poin (bps) yang berlaku efektif sejak 18 Mei 2018 itu masih terkendali. Karena itu, pihaknya belum berencana menaikkan suku bunga kredit.
Advertisement
"Prinsip kami 25 bps naik masih manageable, belum bagi BPD untuk menaikkan suku bunga," ujarnya, Senin (21/5) malam.
Menurut Bambang, BPD DIY akan menyesuaikan suku bunga bila Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 bps. "Kalau naik [lagi], mungkin semester II baru ada penyesuaian," ucapnya.
BACA JUGA
Bambang menuturkan penaikan BI 7-Day Reverse Repo Rate merupakan sinyal untuk memperkuat nilai mata uang rupiah menghadapi penguatan dolar, meski efeknya hingga kini belum cukup besar.
"Kita waspada saja. Hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI kemarin itu sinyal kuat untuk memperkuat rupiah," tambahnya.
Per 30 April 2018, Bank BPD DIY memberlakukan suku bunga dasar kredit rupiah di kisaran 6,71% hingga 7,77%. Rinciannya, untuk kredit korporasi sebesar 7,12%, kredit ritel 7,25%, kredit mikro 6,71%, kredit konsumsi KPR 6,67%, dan kredit konsumsi non KPR 7,77%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- LPS: Bank Syariah Kini Lebih Kompetitif dari Bank Konvensional
- Ancaman Siber Naik Tajam, OJK Minta Nasabah Jadi Benteng Pertama
- Eh, Ada Diskon 30 Persen Tiket Kereta Api untuk Lebaran, Ini Daftarnya
- BPOM Sita 41 Obat Herbal Ilegal Mengandung Bahan Kimia Obat
- Buyback Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Turun Serempak
Advertisement
Kasus Pelecehan Siswi SLB Jogja Naik ke Penyidikan, Korban Trauma
Advertisement
Nawang Senja Jadi Spot Ngabuburit Favorit di Pantai Glagah
Advertisement
Berita Populer
- Arab Saudi Larang Impor Unggas Indonesia
- Bulog Pastikan Harga Beras dan Minyakita di DIY Stabil Jelang Lebaran
- Harga Emas Pegadaian 26 Februari 2026 Turun, UBS Rp3.082.000
- ART Indonesia-AS Resmi Berlaku, 1.819 Produk Tarif 0 Persen
- Rupiah Menguat ke Rp16.744 per Dolar AS, Dipicu Kebijakan Tarif Trump
- 105.000 Pikap Kopdes Merah Putih dari India Mulai Disalurkan
Advertisement
Advertisement







