Advertisement
PT Pos Regional 6 Targetkan Pertumbuhan 50%, Ini Strateginya
Perwakilan dari PT Pos Regional 6 Jawa Tengah dan DIY memberikan penghargaan kepada O-Ranger yang dinilai produktif selama quartal I/2018 dalam acara Reward O-Ranger Q2 Regional 6 Jawa Tengah dan DIY, Rabu (11/7). - Harian Jogja/Rheisnayu Cyntara
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—PT Pos Regional 6 Jawa Tengah dan DIY menargetkan pertumbuhan produksi maupun pendapatan sebanyak 50% pada semester II/2018 ini. Berbagai cara dilakukan, salah satunya dengan meningkatkan pelayanan melalui kemitraan O-Ranger.
O-Ranger merupakan mitra pos yang siap menjemput kiriman surat dan paket pos sehingga masyarakat tidak perlu repot-repot datang ke kantor pos. Cukup dengan memanggil O-Ranger, transaksi bisa dilakukan di tempat tanpa dipungut tambahan biaya. Program O-Ranger ini dilaksanakan serentak mulai 1 Oktober 2017 di 33 kantor pos wilayah Jawa Tengah dan DIY.
Advertisement
Persyaratan menjadi O-Ranger sangatlah mudah, pendaftar hanya cukup memiliki smartphone Android V.5 (Lollipop) dan kendaraan bermotor, menyerahkan SKCK dan fotokopi KTP dan mendaftarkan pada kantor pos terdekat. Setelah dianggap lolos seleksi dan layak menjadi mitra, O-Ranger akan dibekali dengan pelatihan tentang product knowledge dan standar layanan PT Pos Indonesia. Dalam pelaksanaan aktivitas hariannya para O-Ranger akan dilengkapi dengan pakaian kerja dan peralatan yang diperlukan. Keuntungan yang diperoleh O-Ranger adalah menerima sumbangan uang transpor sebesar Rp20.000 sehari dan fee sebesar 10% dari transaksi yang diperoleh.
Kepala PT Pos Indonesia Regional 6 Jateng DIY Dwi Indarmani mengatakan ada tiga hal yang menjadi pilar utama PT Pos. Yakni outlet pos, agen pos, dan O-Ranger. Ketiga pilar tersebut harus kokoh dalam menopang bangunan PT Pos agar bisnisnya terus berkembang. Apalagi menurutnya PT Pos berkewajiban untuk memberikan warna kepada Indonesia berupa eksistensi dan kontribusi. "Kami harus terus tumbuh positif agar semakin besar deviden yang kita berikan. Artinya kami harus meraih laba yang besar, pendapatan pun harus makin besar. O-Ranger juga harus terus tumbuh positif," katanya dalam acara Reward O-Ranger Q2 Regional 6 Jawa Tengah dan DIY, Rabu (11/7).
Dwi menuturkan meskipun jumlah O-Ranger belum bisa disejajarkan dengan total karyawan PT Pos Regional 6 Jateng dan DIY, tetapi mereka ibarat pasak. Artinya PT Pos tak akan bisa berdiri tegak tanpa adanya O-Ranger. Pihaknya berharap para mitra pos ini mampu menempatkan diri sebagai bagian penting dari bisnis PT Pos. Apalagi O-Ranger ini merupakan upaya PT Pos untuk meningkatkan daya saing mengembangkan bisnis, dan meningkatkan pelayanan pada masyarakat.
Dwi menambahkan hari ini PT Pos Indonesia Regional 6 memberikan apresiasi kepada O-Ranger yang dinilai produktif selama quartal I/2018. Tercatat ada lima O-Ranger masing-masing dari Kudus (dua orang), Salatiga, Sragen dan Purwodadi Grobogan masing-masing satu orang. Dengan penghargaan ini, Dwi menyebut sudah banyak masyarakat yang telah terlayani oleh O-Ranger. Sekaligus menunjukkan upaya PT. Pos untuk melayani masyarakat sudah mulai terlihat hasilnya. "Kami harap ini dapat berlanjut lagi dan lebih banyak lagi masyarakat yang terlayani," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- LPS: Bank Syariah Kini Lebih Kompetitif dari Bank Konvensional
- Ancaman Siber Naik Tajam, OJK Minta Nasabah Jadi Benteng Pertama
- Eh, Ada Diskon 30 Persen Tiket Kereta Api untuk Lebaran, Ini Daftarnya
- BPOM Sita 41 Obat Herbal Ilegal Mengandung Bahan Kimia Obat
- Buyback Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Turun Serempak
Advertisement
Advertisement
Nawang Senja Jadi Spot Ngabuburit Favorit di Pantai Glagah
Advertisement
Berita Populer
- Arab Saudi Larang Impor Unggas Indonesia
- Bulog Pastikan Harga Beras dan Minyakita di DIY Stabil Jelang Lebaran
- Harga Emas Pegadaian 26 Februari 2026 Turun, UBS Rp3.082.000
- ART Indonesia-AS Resmi Berlaku, 1.819 Produk Tarif 0 Persen
- Rupiah Menguat ke Rp16.744 per Dolar AS, Dipicu Kebijakan Tarif Trump
- 105.000 Pikap Kopdes Merah Putih dari India Mulai Disalurkan
- Korea Selatan Siapkan Aturan Bebas Visa untuk Warga Indonesia
Advertisement
Advertisement








