Jemaah Haji Gelombang Kedua Mulai Masuk Makkah, PPIH Siaga Penuh
Jemaah haji Indonesia gelombang kedua mulai tiba di Makkah lewat Jeddah. PPIH Arab Saudi siapkan layanan penuh dan antisipasi kepadatan.
Pengunjung mengamati berbagai produk Panasonic di sela-sela Dealers Gathering di Jakarta, Rabu (11/4/2018)./JIBI-Dwi Prasetya
Harianjogja.com, JAKARTA — PT Panasonic Gobel Indonesia menargetkan pertumbuhan kinerja hingga 30% pada tahun depan sejalan dengan upaya perseroan untuk meluncurkan produk baru di beragam segmen.
Teranyar, di segmen perangkat pemindai (scanner), Panasonic meluncurkan dua perangkat pemindai dengan fitur network capabilities.
Hot Asi Eben Ezer Nababan, Country Head of System Solution PT Panasonic Gobel Indonesia, menjelaskan bahwa perangkat pemindai tersebut dapat langsung terhubung dengan ponsel atau komputer, yang kemudian dapat dihubungkan ke penyimpanan di internet seperti cloud.
“Penyimpanan dokumen secara digital dan desentralisasi pekerjaan dinilai potensial untuk pengembangan produk perangkat pemindai,” katanya, Kamis (11/8).
Eben menilai instansi pemerintahan masih banyak yang berorientasi menyimpan berkas dalam bentuk fisik, terlebih di daerah-daerah. Hal ini menjadi potensi pasar yang besar dan bisa digarap perseroan.
Dia menambahkan, pasar utama dari produk pemindai tersebut adalah instansi pemerintahan yang mencapai 90% dari total permintaan. “Klien kami ada pemerintahan, perbankan. Ada juga klien dari perusahaan asuransi. Berkas preminya banyak, itu dapat disimpan secara digital,” ujar Eben.
Bergeraknya medium penyimpanan berkas di instansi pemerintahan, lanjutnya, dapat ditunjang dengan perangkat yang dapat memindai banyak kertas dengan cepat serta terhubung dengan internet.
Salah satu langkah Panasonic untuk mengenalkan penyimpanan dokumen digital sekaligus memasarkan produknya melalui kerja sama dengan berbagai provider e-katalog.
Sistem belanja pemerintahan yang melalui e-katalog membuat provider tersebut akan melakukan roadshow ke beberapa daerah untuk menawarkan berbagai produk sambil menjelaskan mekanisme penyimpanan dokumen digital.
Eben menilai strategi tersebut efektif dan tepat sasaran karena menggunakan strategi pemasaran business to business. “Dengan produk perangkat pemindai teranyar dan produk-produk lainnya, kami optimistis bisa mencatatkan pertumbuhan lebih dari 30% pada 2019,” imbuhnya.
Sebelumnya, Panasonic telah meluncurkan produk air conditioner (AC) terbaru bernama si-BiRU dalam empat tipe. Seigo Saifu, Presiden Direktur Panasonic Gobel Indonesia, menjelaskan Indonesia merupakan pasar potensial di Asia Tenggara. Berkembangnya kelas menengah di Indonesia juga diikuti dengan kenaikan permintaan pasar terhadap AC. (Wibi P. Pratama)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Jemaah haji Indonesia gelombang kedua mulai tiba di Makkah lewat Jeddah. PPIH Arab Saudi siapkan layanan penuh dan antisipasi kepadatan.
Inter Milan gagal menang setelah ditahan Hellas Verona 1-1 pada pekan ke-37 Liga Italia 2025/2026 di Giuseppe Meazza.
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
DisperinkopUKM Kulonprogo mempercepat pendampingan sertifikasi halal gratis bagi UMKM sebelum kuota Sehati DIY ditutup akhir Mei 2026.
PBB mendesak investigasi independen atas dugaan penyiksaan dan kematian tahanan Palestina di pusat penahanan Israel.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.