Jelang Nataru, Okupansi Hotel Jogja Tembus 90%

Jelang Nataru, Okupansi Hotel Jogja Tembus 90% Ilustrasi hotel. - TripAdvisor
22 Desember 2018 08:30 WIB Rheisnayu Cyntara Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Jelang libur Natal dan Tahun Baru rata-rata okupansi hotel bintang dan nonbintang di Jogja sudah menembus 90%.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY, Istidjab Danunagoro mengatakan libur panjang membuat Jogja dipadati wisatawan. Para wisatawan memanfaatkan momen kali ini untuk berlibur, baik bersama rombongan, keluarga, maupun individual. Ia menyebut hotel-hotel di Jogja, berbintang maupun nonbintang mulai penuh. Bahkan rata-rata okupansinya mencapai 80%-90%.

Istidjab menyebut para wisatawan mayoritas berasal dari luar kota dan merupakan individual ataupun keluarga. Meskipun ada yang berangkat rombongan, jumlahnya tidak banyak. Istidjab menuturkan okupansi hotel hampir merata di hampir seluruh lokasi."Tertinggi ada pada hotel-hotel yang terletak di ring satu dan dua, seperti Jalan Malioboro, Jalan Mangkubumi, Jalan Mataram, Kraton Jogja dan dan sekitarnya," katanya kepada Harian Jogja, Rabu (19/12).

Sebagai salah satu hotel berbintang 3 di Jogja, seluruh kamar di Ibis Styles Yogyakarta telah terpesan hingga Januari mendatang. Executive Secretary & Public Relations Ibis Styles Yogyakarta, Diah Widyaningsih mengaku sudah sejak 4 Desember lalu, tidak ada lagi kamar tersisa. Para wisatawan terutama luar kota sudah memesan kamar untuk berlibur di Jogja sejak jauh-jauh hari.

Menurut Diah, tamu memilih tanggal liburan pergantian tahun, begitu pula tanggal sebelum dan sesudah pergantian tahun. Namun demikian, ia juga tak menampik pertengahan Desember seluruh kamar juga sudah padat karena banyak keluarga menghabiskan waktu berlibur yang bertepatan dengan liburan sekolah. "Nanti kami baru mulai sepi lagi setelah tanggal 5 Januari," katanya.