Bank BPD DIY Sponsori Bima Perkasa

Bank BPD DIY Sponsori Bima PerkasaDirektur Utama Bank BPD DIY, Santoso Rohmad (dua kanan) dan Presiden KIub Bima Perkasa Jogja, Edy Wibowo (tengah) mengangkat jersey klub bola basket asal DIY Bima Perkasa Jogja di Silol, Selasa (29/1)./Harian Jogja - Rheisnayu Cyntara
30 Januari 2019 11:30 WIB Rheisnayu Cyntara Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Bank BPD DIY kembali menjadi official partner klub bola basket asal DIY Bima Perkasa Jogja. Kerja sama tersebut diresmikan dengan ditandatanganinya perjanjian kerja sama oleh Direktur Utama Bank BPD DIY, Santoso Rohmad dengan Presiden KIub Bima Perkasa Jogja, Edy Wibowo di Silol Coffe Shop pada Selasa (29/1).

Memasuki musim kompetisi bola basket nasional yakni Indonesian Basketball League (IBL) 2018/2019, Bank BPD DIY tetap berkomitmen menjadi official partner klub Bima Perkasa Jogja untuk berlaga di ajang tersebut. Direktur Utama Bank BPD DIY, Santoso Rohmad mengatakan ini merupakan tahun kedua pihaknya menjadi official partner satu-satunya klub bola basket profesional asal Jogja yang berlaga di IBL. Menurutnya, ada beberapa alasan mengapa BPD DIY memilih Bima Perkasa Jogja. Selain menjadi satu-satunya klub basket profesional dari Jogja yang berlaga di IBL, Santoso menganggap Bima Perkasa yang berisi anak-anak muda dapat membawa branding BPD DIY lebih dekat dengan generasi milenial.

"Baik pemain ataupun fans Bima Perkasa merupakan anak muda yang nantinya akan jadi generasi penerus bangsa. Artinya selain kami punya tanggung jawab memajukan olahraga, kami juga berusaha mengikuti tren anak muda sehingga bank BPD DIY tidak hanya lekat dengan bank pegawai dan PNS tetapi juga memperluas segmen ke generasi milenial lewat Bima Perkasa sebagai brand influencer," katanya.

Lebih lanjut Santoso berharap dukungan yang diberikan kepada Bima Perkasa ini bisa mengangkat nama DIY di level nasional. Ia juga berharap kerja sama ini juga mampu memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. "Ini kerja sama profesional artinya kami sinergi untuk saling menguntungkan. Dengan support dari BPD DIY yang terue meningkat kami harap prestasi akan makin baik. Hal ini tentu bisa berdampak pada wisata olahraga di Jogja yang membaik. Pada intinya kami membidik multiplier effect berupa ekonomi daerah yang terus tumbuh," ujarnya.

Pertumbuhan Positif

Apalagi menurut Santoso selama 2018 lalu, kinerja bank BPD DIY menunjukkan pertumbuhan yang positif. Aset Bank BPD DIY pada Desember 2018 tercatat sebesar Rp12,06 triliun naik sebesar 12,79% dibandingkan 2017. Sementara penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp8,86 triliun naik sebesar 9,64 dibanding posisi akhir tahun 2017. Sedangkan untuk penyaluran kredit dan pembiayaan sebesar Rp7,45 triliun atau naik sebesar 13,71% dibanding posisi akhir 2017. Guna meraih segmen milenial sejak beberapa tahun terakhir Bank BPD DIY secara serius mengembangkan produk berbasis teknologi digital seperti mobile banking, cash mangement system, T-money, e-money untuk memenuhi kebutuhan kaum milenial dalam hal transaksi finansial.

Presiden KIub Bima Perkasa Jogja, Edy Wibowo menuturkan kerja sama antara pihaknya dengan bank BPD DIY ini juga merupakan upaya untuk mengangkat brand ataupun produk Jogja ke kancah nasional melalui olahraga. Pihaknya berharap pada tahun kedua kerja sama ini, sinergi antara kedua belah pihak dapat terjalin makin erat, prestasi Bima Perkasa makin meningkat, sehingga dapat memuaskan BPD DIY maupun Bima Perkasa. "Saya juga selalu tekankan kepada couch untuk capai target prestasi. Sehingga harapan bersama bisa tercapai," ujarnya.