HUNIAN RAMAH LANSIA: Potensi 2025 Diperkirakan Capai Rp23 Triliun

HUNIAN RAMAH LANSIA: Potensi 2025 Diperkirakan Capai Rp23 TriliunPengunjung melihat maket dalam Mandiri Amazing Property Expo 2018, di Plaza Ambarrukmo, Rabu (11/4/2018). - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi
04 Maret 2019 14:10 WIB Newswire Ekbis Share :

Harianjogja.com, JAKARTA — Asosiasi Senior Living Indonesia Marpaung menilai bisnis seniors living, khususnya senior club di Indonesia ini masih sangat potensial karena hingga 2025, portofolio seniors living diperkirakan dapat mencapai Rp23 triliun.

Ketua Asosiasi Senior Living Indonesia (ASLI) Marlin Marpaung mengatakan di Asia, portofolio bisnis senior living Indonesia berada di peringkat ketiga, setelah Tiongkok dan India. Populasi usia senior di Indonesia mencapai lebih 24 juta jiwa.

Bisnis senior living atau hunian ramah warga lanjut usia (lansia) di Indonesia masih tergolong baru. Oleh karena itu, wajar jika fasilitas seperti ini masih kurang sehingga jika dikembangkan di perumahan-perumahan akan sangat ideal.

“Untuk konsep di pusat kota, seperti di perumahan CitraGarden City yang sudah ribuan rumah dibangun ini sangat tepat sebab tidak sedikit warga yang sudah berusia 60 tahun ke atas sehingga kawasan ini membutuhkan fasilitas senior club," jelas Marlin dalam siaran pers PT Ciputra Residence, Minggu (3/3/2019).

Akhir pekan lalu, PT Ciputra Residence, anak perusahaan Grup Ciputra meresmikan beroperasinya Citra Premier, fasilitas senior club yang diperuntukkan bagi lansia.

Citra Premier yang berlokasi perumahan berskala kota Citragarden, Jakarta Barat merupakan wadah bagi warga lansia untuk beraktivitas dan bersosialisasi yang dilengkapi berbagai fasilitas, seperti bioskop pribadi, ruang relaksasi, ruang makan, dan ruang untuk beraktivitas.

Senior Director PT Ciputra Residence Meiko Handoyo mengatakan pembukaan Citra Premier merupakan bagian dari komitmen Ciputra Residence dalam memberi kemudahan dan kenyamanan hidup, serta nilai tambah, khususnya bagi konsumen warga lansia.

"Keberadaan Citra Premier ini melengkapi township facilities CitraGarden City di mana fasilitas seperti ini masih sangat terbatas," kata Meiko.

Menurutnya, Ciputra Residence ingin menghapus diskoneksitas para senior selama ini dari komunitasnya, membebaskan dari rasa kesepian, terabaikan di rumah bukan karena tidak sayang, melainkan karena kesibukan para anggota keluarganya.

Dalam mengoperasikan Citra Premier, Senior Club, PT Ciputra Residence bekerja sama dengan operator pengelola seniors communities asal Australia, yaitu Living Well Seniors Communities, serta Ciputra Hospital untuk mengontrol kesehatan dari anggotanya.

Adapun, bisnis utama Living Well Seniors Communitie adalah operator pengelola apartemen komunitas lansia. Dalam perkembangannya meluas di bisnis jasa club seniors communities, yang sudah, beroperasi di Australia, China dan Malaysia.

Bagi Grup Ciputra, Citra Premier ini merupakan proyek pertama, sedangkan Living Well Seniors Communities adalah bisnis perdananya di Indonesia.
Kolaborasi sinergis ini, kata Meiko, bertujuan memperkaya kehidupan para warga negara lansia di CitraGarden City melalui berbagai aktivitas yang positif dan bermanfaat.

President Director Living Well Seniors Communities Benjamin Cass mengatakan bahwa Citra Premium beroperasi mulai dari Senin sampai Jumat, pada pukul 08.00 sampai 16.00 WIB dengan didampingi oleh sekitar 22 staf terlatih, serta mendapat pengawasan langsung oleh tim profesional dari Australia.

Dia menjelaskan bahwa layanan dan fasilitas Citra Premium ini dikemas dalam lingkungan yang nyaman dan setara hotel bintang lima.

Adapun, fasilitas yang diberikan meliputi berbagai jenis sajian makanan sehat, beragam jenis kegiatan, program kebugaran, bioskop pribadi, perpustakaan, serta fasilitas pemeriksaan kesehatan oleh staf Ciputra Hospital.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia