Advertisement
Kata JK, Batam Tetap Sandang Zona Perdagangan Bebas
Wakil Presiden Jusuf Kalla menjawab pertanyaan peserta dialog dalam Rapat Kerja Nasional dan Konsultasi Nasional Asosiasi Pengusaha Indonesia (Rakerkornas Apindo) Ke-29 di Batam, Selasa (2/4 - 2019). (istimewa)
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Di hadapan ratusan pengusaha dalam Rapat Kerja Nasional dan Konsultasi Nasional Asosiasi Pengusaha Indonesia (Rakerkornas Apindo) Ke-29 di Batam, Selasa (2/4/2019), Wakil Presiden Jusuf Kalla memastikan Batam akan tetap dalam status zona perdagangan bebas atau Free Trade Zone (FTZ).
"Sebenarnya FTZ itu tidak jauh beda dengan KEK [Kawasan Ekonomi Khusus sebagai bentuk baru Batam yang diwacanakan sebagian pemerintah]. Namun demikian saya ingin katakan kita tetap berprinsip bahwa FTZ berlaku untuk Batam. Tidak akan diubah macam-macam. Yang kita perbaiki adalah dualisme," kata Jusuf Kalla, Selasa.
Advertisement
Jusuf Kalla juga mengisahkan keputusan FTZ berlaku di Batam ia yang putuskan. Awalnya pemerintah berniat mengkoreksi FTZ per kawasan industri.
"Pada 2005 saya hadir di sini dan juga menentukan bahwa FTZ kita jadikan di seluruh Pulau Batam saja. Karena tidak mungkin mengikuti aturan dimana apabila ingin memberlakukan aturan free trade yang ada maka semua industri harus dipagar dengan pagar berduri dua lapis. Tidak mungkin kita pagari seluruh Batam ini," katanya.
BACA JUGA
Meski begitu, Jusuf Kalla menyebutkan pemberlakuan FTZ tidak serta merta menjadi keunggulan Batam. Pasalnya saat ini sebagian besar produk-produk bahan baku impor yang 20 tahun lalu dikenai bea masuk 20%-100%, saat ini berkisar 0%-5% karena Indonesia sudah terikat perdagangan bebas dengan banyak negara di kawasan.
"Jadi FTZ itu hanya tentu berfungsi apabila barang masuk ke Indonesia dikenai dengan PPn-nya. Jadi tidak lagi FTZ itu seperti 20 tahun lalu dimana biaya masuk tinggi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kemantren Gondomanan Jogja Awasi Bank Sampah Anorganik, Ini Tujuannya
Advertisement
Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
Advertisement
Berita Populer
- Stok Pangan Bulog DIY Aman Jelang Ramadhan dan Idulfitri 2026
- Imlek dan Ramadan 2026 Diprediksi Dorong Penjualan UMKM
- Tradisi Nyadran Dongkrak Harga Ayam Ras di Jogja
- Diskon 100 Persen PPN Tiket Pesawat Berlaku Maret 2026
- Pertumbuhan Ekonomi DIY Diprediksi Stabil 2026
- Thomas Djiwandono Resmi Jadi Deputi Gubernur BI
- Ini Struktur Baru Dewan Gubernur Bank Indonesia
Advertisement
Advertisement



