Advertisement
Pelaku Usaha Berharap Situasi Politik Membaik
Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) membersihkan sisa puing-puing pasca kerusuhan di MH. Thamrin, Jakarta, Kamis (23/5/2019). - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Supaya roda perekonomian bisa kembali berjalan normal, pelaku usaha berharap agar situasi politik segera kembali kondusif.
DKI Jakarta ditetapkan siaga I sejak kemarin, Selasa (21/5/2019) hingga Sabtu (25/5/2019). Status siaga I ini diberikan pascapenetapan hasil rekapitulasi suara pemilu oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Senin (20/5/2019) malam.
Advertisement
Memang status ini membuat beberapa kantor serta pusat perbelajaan yang ditutup sangat berdampak pada dunia usaha. Para pelaku usaha pun berharap situasi politik di Indonesia kembali kondusif sehingga sektor bisnis pun bisa berjalan normal.
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani menyayangkan aksi yang terjadi di hari ini sudah mengarah ke anarkis. Dia berharap agar pihak berwajib untuk mengambil tindakan tegas siapa dalang dibalik aksi anarkis yang terjadi dari sejak semalem dan hari ini.
BACA JUGA
"Dari dunia usaha tak berpengaruh apa-apa karena kami sudah confident dengan pak Jokowi menjadi Presiden," ujarnya, Rabu (22/5/2019).
Kendati demikian, untuk berapa kerugian ekonomi yang terjadi akibat aksi anarkis Rabu (22/5/2019), pihaknya masih belum tahu. "Masih belum tahu kerugiaannya berapa," katanya.
Dia berharap agar situasi Indonesia kembali pulih dan Presiden Jokowi segera menyusun atau merombak kabinet supaya dapat segera mengejar ketertinggalan.
"Di periode Jokowi bisa lebih baik lagi kondisinya, pertumbuhan ekonomi," ucap Hariyadi.
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Rosan P. Roeslani menuturkan sektor konsumer, retail, dan restoran tentunya akan berdampak di titik yang ada kerumunan masa atau demo.
"Yang lainnya berjalan normal. Kami harap situasi ini cepat kondusif kembali," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- LPS: Bank Syariah Kini Lebih Kompetitif dari Bank Konvensional
- Ancaman Siber Naik Tajam, OJK Minta Nasabah Jadi Benteng Pertama
- Eh, Ada Diskon 30 Persen Tiket Kereta Api untuk Lebaran, Ini Daftarnya
- BPOM Sita 41 Obat Herbal Ilegal Mengandung Bahan Kimia Obat
- Buyback Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Turun Serempak
Advertisement
Kasus Pelecehan Siswi SLB Jogja Naik ke Penyidikan, Korban Trauma
Advertisement
Nawang Senja Jadi Spot Ngabuburit Favorit di Pantai Glagah
Advertisement
Berita Populer
- Arab Saudi Larang Impor Unggas Indonesia
- Bulog Pastikan Harga Beras dan Minyakita di DIY Stabil Jelang Lebaran
- Harga Emas Pegadaian 26 Februari 2026 Turun, UBS Rp3.082.000
- ART Indonesia-AS Resmi Berlaku, 1.819 Produk Tarif 0 Persen
- Rupiah Menguat ke Rp16.744 per Dolar AS, Dipicu Kebijakan Tarif Trump
- 105.000 Pikap Kopdes Merah Putih dari India Mulai Disalurkan
Advertisement
Advertisement





