Advertisement
Respons Operasi Pasar di Jogja Rendah, Ada Apa?
Aktivitas jual beli di operasi pasar murah yang dilaksanakaan di depan Kantor Dinas Perdagangan Bantul, Jumat (25/5/2018). Sebagian besar pembeli adalah kalangan PNS. - David Kurniawan/Harian Jogja
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Respons masyarakat terhadap operasi pasar (OP) yang dilakukan Disperindag DIY rendah.
“Respons rendah sekali. Berarti sudah bagus, warga tidak kesulitan beras,” kata Kepala Seksi Pengawasan Perdagangan, Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Disperindag DIY, Sabar Santosa, Selasa (20/8).
Advertisement
Pada hari pertama atau Senin (19/8), OP yang dilakukan di Dusun Giriloyo, dan Dusun Pucung, Desa Wukirsari, Imogiri, Bantul menjual 55kg beras. Dari Total yang disediakan 36 ton.
Meski respons rendah, OP terus dilakukan. Sebab OP bersifat mengantisipasi kenaikan harga memasuki musim kemarau.
BACA JUGA
Di Kecamatan Imogiri, Bantul, OPi digelar di Desa Sriharjo, dan Karangtengah pada Selasa (20/8). Terakhir Desa Girirejo pada Rabu (21/8). “Kemungkinan minggu depan Gunungkidul, akan banyak responnya,” ujarnya.
Harga yang dijual pada OP tersebut untuk beras medium yaitu Rp8.100/kg. Sementara di pasaran untuk beras IR 1, Rp9.800/kg dan IR 2 yaitu Rp9.500/kg. “Masih stabil di pasar juga harganya,” ujarnya.
Sebelumnya, Kepala BULOG Divre DIY, Rini Andrida mengungkapkan upaya untuk penstabilan harga beras khususnya terus dilakukan, dengan upaya ketersedian pasokan dan stabilisasi harga (KPSH).
KPSH bermacam-macam salurannya, dapat melalui rumah pangan kita (RPK), upaya mendekatkan titik transaksi dengan masyarakat, kemudian memasok di pasar-pasar mitra, dan berbagai saluran lainnya.
“Prinsipnya KPSH atau OP bertujuan memudahkan akses pangan masyarakat sehingga harga pangan stabil,” kata Rini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- LPS: Bank Syariah Kini Lebih Kompetitif dari Bank Konvensional
- Ancaman Siber Naik Tajam, OJK Minta Nasabah Jadi Benteng Pertama
- Eh, Ada Diskon 30 Persen Tiket Kereta Api untuk Lebaran, Ini Daftarnya
- BPOM Sita 41 Obat Herbal Ilegal Mengandung Bahan Kimia Obat
- Buyback Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Turun Serempak
Advertisement
Advertisement
Nawang Senja Jadi Spot Ngabuburit Favorit di Pantai Glagah
Advertisement
Berita Populer
- Arab Saudi Larang Impor Unggas Indonesia
- Bulog Pastikan Harga Beras dan Minyakita di DIY Stabil Jelang Lebaran
- Harga Emas Pegadaian 26 Februari 2026 Turun, UBS Rp3.082.000
- ART Indonesia-AS Resmi Berlaku, 1.819 Produk Tarif 0 Persen
- Rupiah Menguat ke Rp16.744 per Dolar AS, Dipicu Kebijakan Tarif Trump
- 105.000 Pikap Kopdes Merah Putih dari India Mulai Disalurkan
- Korea Selatan Siapkan Aturan Bebas Visa untuk Warga Indonesia
Advertisement
Advertisement








