Kedai Kopi Terus Bertumbuh, Ini Rahasia Tetap Eksis

Kedai Kopi Terus Bertumbuh, Ini Rahasia Tetap EksisSalah satu founder Journey Coffee & Records, Argha Mahendra (kiri) dan Daniel Bagas, saat konferensi pers peringatan ulang tahun pertama Journey Coffee & Records, Sabtu (31/8)./ Harian Jogja - Herlambang Jati Kusumo
02 September 2019 06:37 WIB Herlambang Jati Kusumo Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Genap berusia satu tahun, Journey Coffee & Records merayakan dengan mengusung tema Coffe-Music-Culture.  

Salah satu founder Journey Coffee & Records, Argha Mahendra mengatakan perayaan kali ini diwujudkan dalam berbagai kegiatan, di antaranya Laidback Journey atau program acara untuk pertunjukan musik format akustik dan full band, kemudian Journey Spinning Club atau program acara untuk pemutaran piringan hitam serta Journey Talks yaitu program untuk diskusi terbuka tentang topik yang berhubungan dengan musik, seni, literasi.

"Sudah menjadi agenda utama dari Journey Coffee & Records untuk mengambil peran dalam mendukung ekosistem musik khususnya musik arus pinggir. Kami sadar ini semua bukan hanya tentang jualan tetapi juga bagaimana memberi timbal balik kepada komunitas yang sudah mendukung," kata Argha, Sabtu (31/8).

Ia mengatakan persaingan coffee shop di Jogja saat ini sangat ketat, setidaknya ada 2.000-3.000 unit usaha. Ia mengatakan dalam usaha ini, hal yang perlu diperhatikan produk atau konsep. "Konsep harus kuat, bukan mengada-ada. Kami memperjuangkan hal-hal yang kami sukai yaitu musik," ujarnya.

Argha mengharapkan ke depan coffeshop ini dapat membuka cabang diberbagai daerah dan membantu juga para musisi lokal. Dalam waktu dekat pula, ia mengatakan akan membuka satu cabang di Lampung.

Pada ulang tahun pertama tempat yang menggabungkan dua elemen gerai warung kopi dan toko rilisan fisik ini juga dilakukan rilisg album CD Kompilasi Laidback Journey dan produk kolaborasi antara Journey Coffee & Records x Maternal Disaster. Kemudian ada pula marketplace oleh CON, Jogja Record Store Club, Reskcollection, DJ performance oleh Wachid Energy Room dan Restless.

Sejumlah band untuk pengisi album kompilasi Backyard Lullaby, Terasering, Olski, Niskala, Kota & Ingatan, Skandal, Answer sheet dan sejumlah band lainnya.