Pengembang Targetkan 500 Unit Rumah Subsidi Tahun Depan

Pengembang Targetkan 500 Unit Rumah Subsidi Tahun DepanIlustrasi. - Bisnis/Paulus Tandi Bone
11 Oktober 2019 11:22 WIB Herlambang Jati Kusumo Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Real Estate Indonesia (REI) DIY menaikkan target pembangunan rumah subsidi tahun depan. 

Ketua REI DIY, Rama Adyaksa Pradipta mengatakan pada tahun ini pengerjaan rumah subsidi untuk wilayah DIY sekitar 250-300 unit. “Tahun depan harapannya bisa terlaksana minimal 500 unit rumah subsidi,” kata Rama, Kamis (10/10).

Meski menarget sekitar dua kali lipat dari tahun ini, diakui Rama hingga saat ini belum banyak pengembang yang mengerjakan rumah subsidi di DIY. Baru sekitar lima pengembang. Menurutnya, hal tersebut tidak terlepas dari permasalahan klasik yang dihadapi pengembang rumah subsidi, yaitu permasalahan harga tanah. Harga tanah di DIY dinilai terlampau tinggi dan jumlahnya terbatas.

Dia menilai perlu ada perlakuan khusus untuk DIY. Batas harga tertinggi rumah sejahtera yang dikeluarkan Kementrian PUPR No.535/2019, belum lama ini dirasa belum pas dengan harga Rp140 juta. Seharusnya bisa Rp300 juta.

Permasalahan harga tanah tersebut dikatakannya masalah klasik dari 15-20 tahun lalu. Terlebih saat ini Jogja menjadi tujuan investasi yang menarik dan otomatis itu akan mengerek harga. Dengan harga tersebut paling dimungkinkan dikatakannya di wilayah Gunungkidul, tetapi terkendala akses infrastruktur masih menjadi kendala.

Dikatakannya tantangan akan selalu ada, termasuk dengan menaikkan target ini. “Pertama, kami mengharapkan pemerintah benar-benar punya komitmen mendukung program sejuta rumah itu, berapun kebutuhan harus menyiapkan. Kedua, menyesuaikan kelonggaran-kelonggaran untuk rumah agar terjangkau,” katanya.