Pengembang di Kota Besar Sasar Mahasiswa, Termasuk di Jogja

Pengembang di Kota Besar Sasar Mahasiswa, Termasuk di Jogja Ilustrasi apartemen - Bisnis Indonesia/Paulus Tandi Bone
23 Januari 2020 11:22 WIB Fitri Sartina Dewi Ekbis Share :

Harianjogja.com, JAKARTA—Pengembang properti mulai fokus untuk menyasar segmen mahasiswa untuk menyiasati kondisi pasar apartemen yang diproyeksi cenderung tertekan pada tahun ini. Strategi ini diterapkan di sejumlah kota besar, termasuk di Jogja. 

Head of Research and Consultancy Savills Indonesia Anton Sitorus mengatakan potensi penyerapan unit apartemen yang berlokasi di dekat kampus memang masih sangat menjanjikan meski kondisi pasar apartemen pada tahun ini diproyeksi masih cukup berat. Dia menuturkan alasan yang membuat para pengembang tertarik untuk menyediakan produk properti yang difokuskan untuk menyasar mahasiswa adalah kebutuhan hunian dan potensi pasar sewa yang masih cukup tinggi.

“Kebutuhannya [hunian] akan selalu ada karena setiap tahun perguruan tinggi pasti menerima mahasiswa baru sehingga potensi penyerapan dari unit-unit apartemen yang berlokasi di sekitarnya juga sangat besar,” ujarnya ketika dijumpai di Jakarta, Rabu (22/1).

Lebih lanjut, Anton mengatakan sebenarnya strategi untuk menyasar segmen mahasiswa ini sudah dilakukan beberapa pengembang sejak lama. Namun, beberapa tahun belakangan ini, dia menilai semakin banyak pengembang properti yang memilih membangun apartemen yang lokasinya berdekatan dengan kampus demi menyasar segmen mahasiswa.

Menurutnya, strategi tersebut dilakukan para pengembang untuk menyiasati pasar apartemen yang memang masih cenderung lesu pada tahun ini. Dalam mengembangkan apartemen untuk mahasiswa, Anton mengatakan ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan para pengembang. Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah harga yang terjangkau. Kedua, adalah fasilitas yang memadai dan ketiga lokasi yang berdekatan dengan kampus.  

Kawasan Pendidikan

Pengembang yang mulai fokus menyasar segmen mahasiswa ialah PT PP Properti Tbk (PPRO). Pada tahun lalu, PPRO telah meluncurkan proyek apartemen terbarunya yaitu Mazhoji di kawasan Margonda, Depok, Jawa Barat.

Proyek apartemen tersebut difokuskan untuk menyasar segmen mahasiswa. Vice President Marketing PP Properti Nurjaman mengatakan Mazhoji berada di lokasi yang strategis yaitu di Depok yang dikenal sebagai kawasan pendidikan terbesar di Jabodetabek karena kehadiran beberapa perguruan tinggi ternama seperti Universitas Indonesia, Universitas Gunadharma, Universitas Jayabaya, dan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII). “Banyaknya perguruan tinggi yang berlokasi di Depok ini bakal meningkatkan permintaan atas hunian. Tingginya permintaan tentunya akan turut mendorong harga sewa,” ujarnya.

Guna menarik minat mahasiswa dia mengungkapkan harga per unit yang ditawarkan juga cukup menarik yaitu mulai dari Rp350 jutaan. Selain itu, PP Properti juga bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk menjadikan apartemen tersebut sebagai kawasan hunian yang bebas dari Narkoba.

Lebih lanjut, dia menyatakan Mazhoji tidak hanya cocok untuk segmen pasar mahasiswa saja, tetapi juga bagi para investor karena potensi pasar sewa yang terus meningkat. Nurjaman mengklaim unit-unit apartemennya bisa memberikan rental yield mulai dari 10%-15% dan capital gain sekitar 50%.

Pada tahun ini PPRO bakal kembali meluncurkan proyek apartemen terbarunya yang difokuskan untuk menyasar segmen mahasiswa. Proyek-proyek yang dimaksud antara lain adalah apartemen Sinduadi di Jogja yang lokasinya berdekatan dengan Universitas Gadjah Mada (UGM). Kemudian, apartemen Petra di Surabaya, Jawa Timur yang lokasinya berdekatan dengan Universitas Petra. Selanjutnya, proyek apartemen di Makassar, Sulawesi Selatan.

Direktur Keuangan PPRO Indaryanto mengatakan ketiga apartemen tersebut rencananya akan dipasarkan dengan kisaran harga mulai dari Rp300 jutaan. Selain PPRO, pengembang yang juga telah menyasar segmen mahasiswa ialah Triniti Dinamik. Pengembang properti tersebut membangun proyek mixed use yaitu The Smith yang berlokasi di Alam Sutera, Tangerang yang dikelilingi oleh beberapa perguruan tinggi.

Presiden Direktur Triniti Dinamik Samuel S. Huang mengatakan kehadiran banyak sekolah dan kampus bertaraf internasional di Alam Sutera turut memacu kebutuhan hunian di wilayah ini. Dia menuturkan puluhan ribu mahasiswa dan para investor bakal menjadi pasar potensial apartemen di kawasan tersebut. “Saat ini kawasan Alam Sutera semakin berkembang dan menjadi pusat hunian, pusat bisnis, dan pusat pendidikan terkemuka di kawasan barat Jakarta. Sejumlah proyek apartemen menengah atas juga sedangkan dikembangkan di kawasan ini,” ungkapnya.

Sumber : Bisnis Indonesia