Raffi Ahmad hingga Anak Jokowi Umbar Portofolio Saham, BEI Minta Penjelasan ke Emiten

Raffi Ahmad hingga Anak Jokowi Umbar Portofolio Saham, BEI Minta Penjelasan ke EmitenRaffi Ahmad - instagram
06 Januari 2021 09:57 WIB Dwi Nicken Tari & Dhiany Nadya Utami Ekbis Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Bursa Efek Indonesia akan meminta penjelasan dari sejumlah emiten yang sahamnya dipublikasikan oleh sejumlah figur publik. Adapun, ajakan membeli saham yang dilakukan oleh influencer juga menimbulkan kekhawatiran terjadinya aksi perdagangan dengan orang dalam (insider trading).

Insider trading merupakan istilah ketika pembeli saham tertentu telah mendapatkan fakta dan rencana emiten di masa depan sebelum diketahui publik. Praktik dengan tujuan memperoleh keuntungan lebih ini pun termasuk tindak pidana sebagaimana diatur UU Pasar Modal.

BACA JUGA : Diisukan Merger dengan Gojek, Pemegang Saham 

Dalam rangka mengantisipasi hal tersebut, Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna Setya mengatakan pihaknya telah mengirimkan permintaan penjelasan kepada setiap emiten.

“Kita tunggu dulu tanggapannya ya,” ujar Nyoman, Selasa (5/1/2021).

Baru-baru ini, musisi Ari Lasso dan Raffi Ahmad yang terjun ke dunia pasar modal menjagokan saham yang sama, yakni PT M Cash Integrasi Tbk.

Ari mengakui salah satunya instrumen yang disukainya ialah berinvestasi di pasar saham. Di masa pandemi menurutnya ada satu saham yang luar biasa menarik, yakni PT M Cash Integrasi Tbk., kode saham MCAS.

"Dalam beberapa bulan ini signifikan banget kenaikannya," imbuhnya, sambil menunjukkan harga saham MCAS yang naik signifikan selama 6 bulan terakhir di layar ponselnya.

Sebelumnya, dalam unggahan di media sosial Instagram @raffinagita1717, Senin (4/12/2021), Raffi mengaku baru pertama kali berinvestasi di saham. Dia menyebut, investasi di saham merupakan opsi untuk menghadapi masa-masa ketidakpastian di tengah pandemi.

BACA JUGA : Bisa Ditiru nih, Bukan Bunga Atau Cokelat, Kado Wisuda

“Dengan keadaan seperti ini kita harus bener-bener fight, apapun kita harus pelajari dengan perkembangan IT dan teknologi. Coba deh telusuri MCAS, ikutan kayak gue,” ujarnya.

BEI pun meminta penjelasan kepada manajemen MCAS terkait munculnya rekomendasi atas saham perusahaan dari kedua figur tersebut.

Atas pertanyaan BEI, manajemen MCAS mengaku bahwa perseroan tidak melakukan endorsement kepada kedua figur tersebut untuk merekomendasikan saham MCAS.

“Sehubungan dengan testimoni dari kedua public figure yang dimaksud, perlu kami sampaikan bahwa keputusan investasi dari Bapak Raffi Ahmad dan Bapak Ari Lasso merupakan keputusan personal dan perseroan tidak memiliki hubungan bisnis dengan kedua public figure tersebut,” tulis manajemen MCAS, Selasa (5/1).

Sementara itu, Direktur Perdagangan dan Penilaian Anggota Bursa BEI Laksono Widodo mengatakan otoritas bursa akan mengajak para pemberi pengaruh (influencer) itu untuk berdiskusi mengenai pasar modal.

“Di satu pihak kami menyambut positif influencer seperti mereka namun juga perlu mengingatkan mereka akan tanggung jawab moral untuk para pengikutnya,” kata Laksono, Selasa (5/1/2021).

Laksono menjelaskan pihaknya juga akan mengingatkan para tokoh publik tersebut tentang potensi tuntutan hukum dari para pengikutnya apabila ada yang merasa dikecewakan.

Lebih dulu dari Ari Lasso dan Raffi Ahmad, anak Presiden Joko Widodo yaitu Kaesang Pangarep dan Ustaz Yusuf Mansur sudah lebih dulu ‘ramai’ di jagad maya merekomendasikan saham pegangannya.

BACA JUGA : Harga Saham Terjangkau, Saat Tepat Berinvestasi, Kamu

Keduanya sama-sama menjagokan saham BUMN, yaitu Kaesang menggenggam saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) dan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk. (ANTM), sedangkan UYM menjagokan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA), PT PP Properti Tbk. (PPRO), serta sejumlah BUMN karya.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia