Advertisement
Hari Ini Harga Emas 24 Karat di Pegadaian Turun Lagi
Karyawati menunjukan emas batangan di Kantor Pusat Pegadaian, Jakarta, Selasa (5/5/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Harga emas batangan 24 karat yang dijual di Pegadaian pada hari ini, Jumat (14/5/2021) terpantau turun untuk cetakan UBS.
Berdasarkan informasi yang ada pada laman resmi Pegadaian, harga emas 24 karat UBS ukuran terkecil yakni 0,5 gram dipatok seharga Rp496.000, turun Rp5.000 sedangkan emas Antam terkecil dibanderol Rp540.000 atau tidak berubah dari hari sebelumnya.
Advertisement
Harga emas UBS ukuran satu gram dijual seharga Rp928.000, turun Rp9.000. Adapun, harga emas 24 karat Antam dibanderol Rp974.000.
Emas 24 karat UBS dengan ukuran lima gram dibanderol Rp4.549.000, sedangkan emas Antam Rp4.635.000. Kemudian untuk cetakan 10 gram harga emas UBS dipatok Rp9.049000, sedangkan emas 24 karat Antam dihargai Rp9.210.000.
Emas batangan 25 gram cetakan UBS dihargai Rp22.577.000, sedangkan ukuran 50 gram di Pegadaian dijual seharga Rp45.062.000. Sementara, emas batangan 25 gram cetakan Antam Rp22.893.000 dan ukuran 50 gram dijual di Pegadaian sebesar Rp45.702.000.
Untuk ukuran 100 gram, Pegadaian membanderol harga emas UBS sebesar Rp90.087.000, sedangkan emas Antam Rp91.323.000.
Adapun ukuran emas paling besar, yaitu 1.000 gram, dibanderol Rp898.558.000 untuk UBS, dan Rp911.631.000 untuk emas Antam.
Berikut daftar harga emas 24 karat di Pegadaian, Jumat (14/5/2021), dilansir dari laman resmi Pegadaian:
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Teras Merapi Glagaharjo Legal, Sasar Sambungkan Rute Jip Merapi
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Kanada Pangkas Tarif EV China, Tesla Berpotensi Raup Untung Terbesar
- Update Harga Emas Hari Ini 21 Januari 2026, Masih Melonjak
- Bea Cukai Yogyakarta Bidik Rp929,64 Miliar pada 2026
- BI Perketat Stabilisasi Rupiah di Tengah Tekanan Global
- Puluhan Ribu Pekerja Indonesia Kena PHK di 2025, Ini Penyebabnya
- OJK Catat 72 Persen Pedagang Aset Kripto Berizin Masih Merugi
- DJP DIY Libatkan 340 Mahasiswa Dampingi Pelaporan SPT 2026
Advertisement
Advertisement



