Advertisement
BSI Dukung Usaha Rakyat melalui UMKM Center di DIY
Direktur Utama BSI, Hery Gunardi (dua kiri), Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X (dua kanan) saat meresmikan BSI UMKM Center di Jalan Doktor Sutomo Nomor 8 Baciro, Gondokusuman, Kamis (9/6). - Harian Jogja / Herlambang Jati Kusumo
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA — Pemda DIY menyambut baik hadirnya BSI UMKM Center di Jalan Doktor Sutomo Nomor 8 Baciro, Gondokusuman, yang resmi diluncurkan, Kamis (9/6). BSI UMKM Center sebagai wujud dukungan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mengembangkan usaha rakyat yang merupakan tulang punggung ekonomi nasional.
Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X dalam sambutannya mengatakan pemerintah mendorong UMKM memiliki daya saing di pasar global. Sehubungan dengan hal tersebut Pemda DIY menyambut dan mengapresiasi hadirnya BSI UMKM Center di DIY.
Advertisement
“Besar harapan BSI UMKM Center nanti dapat bersinergi dengan SiBakul Jogja, yang merupakan pusat data koperasi dan UMKM, wadah pembinaan UMKM di DIY. Harapannya membantu perkembangan ratusan ribu UMKM di DIY, dalam mempercepat pemulihan ekonomi daerah dan nasional,” ucapnya, saat meresmikan BSI UMKM Center.
Direktur Utama BSI, Hery Gunardi mengungkapkan kehadiran BSI UMKM Center di DIY merupakan bagian dari upaya BSI meningkatkan kapasitas dan kapabilitas pelaku usaha di segmen tersebut. Sehingga terbentuk suatu ekosistem UMKM Indonesia yang unggul dan berkualitas.
Visi besar BSI untuk mendukung pengembangan pelaku UMKM beralasan kuat. Hery menjabarkan bahwa UMKM menjadi tulang punggung pemulihan ekonomi Indonesia yang terdampak krisis akibat pandemi Covid-19.
Mengacu data Kementerian Koperasi dan UKM, jumlah UMKM di Indonesia mencapai 64,2 juta dan memberikan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 61,07% atau senilai Rp8.573,89 triliun. Sektor UMKM juga mampu menyerap 97% dari total tenaga kerja yang ada, serta dapat menghimpun sampai 60,42% dari total investasi di Indonesia.
“Bayangkan jumlah UMKM yang ada di seluruh DIY, digabung dengan potensi bantuan pengembangan dari BSI dan impactnya untuk kemaslahatan masyarakat DIY. UMKM Center sebagai salah satu bentuk dukungan BSI untuk pengembangan UMKM di DIY. BSI dan UMKM tidak bisa dipisahkan, BSI dan UMKM itu senafas dan seirama,” ujar Hery.
Direktur Compliance & Human Capital BSI, Tribuana Tunggadewi menambahkan BSI akan bersinergi dengan stakeholder yang didukung dengan adanya kurikulum dan modul yang komprehensif dan aplikatif sehingga tujuan menciptakan UMKM yang Go Halal, Go Digital dan Global dapat tercapai.
Komitmen nyata perseroan mengembangkan pelaku UMKM melalui BSI UMKM Center pun seiring program pemerintah pusat dalam upaya pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi. Di mana stimulus ekonomi di antaranya di fokuskan di segmen usaha tersebut.
Bagi BSI sendiri, perseroan telah menyalurkan pembiayaan untuk segmen UMKM mencapai Rp40,8 triliun secara nasional dengan kualitas pembiayaan yang sangat baik. Nilai tersebut sekitar 23,05% dari total portofolio pembiayaan BSI.
Adapun khusus untuk DIY, penyaluran pembiayaan BSI ke sektor UMKM sudah mencapai Rp599,58 miliar per Mei 2022. Jumlah itu naik sekitar 23,76% sejak Desember 2021. Hal ini menandakan keseriusan perseroan dalam mendorong kemajuan usaha kerakyatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Ancaman Siber Naik Tajam, OJK Minta Nasabah Jadi Benteng Pertama
- Eh, Ada Diskon 30 Persen Tiket Kereta Api untuk Lebaran, Ini Daftarnya
- BPOM Sita 41 Obat Herbal Ilegal Mengandung Bahan Kimia Obat
- Buyback Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Turun Serempak
- Cek Saldo Minimum Mandiri, BRI, BNI Terbaru Februari 2026
Advertisement
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Tukar Uang Baru Lebaran 2026 Lewat PINTAR BI Dibuka 26 Februari 2026
- Update Harga Emas Batangan 20 Februari 2026: UBS & Galeri24 Naik
- Disperindag DIY Gelar 3 Pasar Murah, Sediakan 14 Ton Bapok Per Lokasi
- KAI Daop 6 Larang Ngabuburit di Rel, Ancaman 3 Bulan Penjara
- Indonesia Tak Bisa Tarik Pajak Digital Perusahaan AS, Ini Sebabnya
- Manipulasi Saham IMPC, OJK Denda Pelaku Rp5,7 Miliar
- Hotel Tentrem Jogja Sajikan Menu Khas Banjarmasin saat Ramadan
Advertisement
Advertisement








