Sensus Ekonomi 2026 di DIY Gunakan AI, Ribuan Petugas Diterjunkan
Badan Pusat Statistik (BPS) menerjunkan 4.082 petugas untuk mendata sekitar 606.000 pelaku usaha di DIY melalui Sensus Ekonomi 2026
Penyerahan zakat secara simbolis dari BPD DIY di Kantor DLH Kota Jogja, Jumat (14/4/2023).-Harian Jogja/Anisatul Umah
Harianjogja.com, JOGJA—Bank BPD DIY membagikan zakat dalam bentuk sembako dan program pemberdayaan masyarakat senilai Rp1,1 miliar. Seremoni pembagian zakat dilaksanakan di Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kota Jogja, Jumat (14/4/2023).
Ketua Unit Pengelola Zakat (UPZ) Mushola Amanah sekaligus Pemimpin Unit Usaha Syariah Bank BPD DIY, Arif Wijayanto menyampaikan pembagian zakat ini ditujukan kepada panti asuhan, panti jompo, buruh gendong, dan pekerja di lingkungan DLH Kota Jogja yang telah melaksanakan dharma bakti untuk kebersihan Kota Jogja.
Jumlah paket yang didistribusikan sebanyak 7.725 paket sembako. Paket yang dibagikan kepada masyarakat kurang mampu ini nilainya sebesar Rp927 juta. Kemudian untuk program pemberdayaan ekonomi sebesar Rp200 juta, sehingga jika ditotal jumlah bantuan yang disalurkan senilai Rp1,12 miliar. "Jumlah paket sembako yang kami distribusikan sebanyak 7.725. Tidak hanya di Kota Jogja, pembagian juga menyasar ke Kabupaten lain di DIY," ucapnya.
BACA JUGA: BPD DIY Kembali Sabet Penghargaan dari Infobank, Begini Resepnya dari Sang Dirut
Kemudian untuk program pemberdayan ekonomi, BPD DIY bekerjasama dengan Baznas Kota Jogja, Masjid Jogokariyan, LPPM UMY, UAD, UNISA, Yayasan Yatim Mandiri cabang Yogyakarta, program Smart Farm melalui inisiatif Zakat Indonesia cabang Yogyakarta.
"Kerja sama dengan LPPM universitas, kami ikuti dalam rangka pemberdayaan masyarakat. Jadi total yang kami keluarkan Rp1,1 miliar," lanjutnya.
Dia menjelaskan zakat ini dihimpun dari karyawan BPD DIY dan juga corporate social responsibility (CSR) BPD DIY. Jumlah zakat yang disalurkan pada momen lebaran tahun ini adalah zakat yang berhasil dihimpun di sepanjang 2022 lalu.
"Kami tidak menggalang dana dari luar, kami kan juga buat lembaga pengelola zakat, infak, dan sedekah, menggunakan nama Mushola Amanah. Zakat sebagian besar berasal dari karyawan-karyawan sendiri," ucapnya.
Kadis Lingkungan Hidup Kota Jogja, Sugeng Darmanto menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Bank BPD DIY. Menurutnya ini momen positif dan harus digarisbawahi bahwa berbagi itu indah."Kami ucapkan terima kasih. [zakat] yang diserahkan ke jajaran kami akan bermanfaat, dan semoga BPD akan lebih maju lagi," ujar dia. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Badan Pusat Statistik (BPS) menerjunkan 4.082 petugas untuk mendata sekitar 606.000 pelaku usaha di DIY melalui Sensus Ekonomi 2026
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Tunisia tersingkir dari Piala Dunia 2026 usai kalah 0-4 dari Jepang. Ali Abdi menangis dan mengkritik persiapan tim serta federasi.
Aplikasi cek nomor HP tak dikenal yang bisa membantu mengenali penelepon, memblokir spam, dan menghindari penipuan digital.
Deniz Undav, mantan buruh pabrik yang bangun jam 4 pagi, kini samai gol Messi di Piala Dunia 2026. Simak kisah comeback dan top skor terbaru.
Marc Marquez naik ke posisi empat klasemen MotoGP 2026 usai menang di Brno. Selisih poin pemuncak klasemen kini semakin ketat.